Kapolri Dukung Penuh Kegiatan Vaksinasi Nasional Mahasiswa Se-Indonesia

Rabu, 14 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri dari BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (PTMI) Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (DEMA PTKIN), Badan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Informatika dan Komputer Indonesia (BPP Permikomnas) dan AMAN Indonesia, bekerja sama dengan Polri menyelenggarakan gerakan vaksinasi nasional untuk mahasiswa di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Rabu, (14/7/2021).

Adapun target vaksinasi yang ingin disasar adalah sebanyak 2.000 orang. Mahasiswa pun mendapat kesempatan untuk melakukan proses vaksinasi yang digelar secara cuma-cuma tersebut. Selain melakukan pemberian vaksin, mereka juga memberikan bantuan berupa sembako dan dukungan untuk mahasiswa yang positif dan sedang jalankan karantina mandiri. Permikomnas juga menyediakan dokter untuk konsultasi online secara gratis bagi mahasiswa dan keluarganya.

Ginka Ginting, Koordinator Pusat AMAN Indonesia menyebutkan kegiatan vaksinasi ini bertujuan memantik semangat para mahasiswa yang berada di daerah lain untuk sama-sama membantu pemerintah dalam mensosialisasikan vaksinasi di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan kami ini dapat memantik, menjadi percontohan kepada seluruh kawan-kawan mahasiswa di daerah lain dan mensosialisasikan kegiatan vaksinasi di tengah masyarakat agar kedepannya Indonesia bisa lepas dari pandemi COVID-19,” jelas Ginka.

Dia juga menyebutkan seharusnya mahasiswa menjadi garda terdepan dalam kegiatan vaksinasi di tengah masyarakat dengan memberikan influence yang baik agar masyarakat ikut terdorong untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.

“Kegiatan hari ini dengan peserta 1700 mahasiswa dari 7 aliansi tergabung dari 30 universitas se Jabodetabek. Vaksin jenis Sinovac diberikan oleh Pusdokkes Polri dengan Kemenkes RI sekaligus bantuan dari TNI yang jadi tim vaksinasi kali ini,” lanjut Ginka.

Dengan adanya varian baru covid-19 yang ada di Indonesia, gerakan ini merupakan langkah konkret yang dilakukan oleh 30 BEM se Indonesia. Saya mewakili pak Kapolri, mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya dan penghargaan sehormat-hormatnya kepada seluruh panitia penyelenggara, vaksinasi dan mitra polri yang ikut serta dalam kegiatan ini, hal itu disampaikan oleh Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Agus Andrianto.

“Dengan membuka agenda pada kali ini, kami berharap banyak orang yang sadar bahwa penyakit covid-19 itu nyata dan perlu upaya yang besa untuk mengatasi nya. Diharapkan dapat diikuti pihak-pihak lainnya sehingga program dan kebijakan yang telah ditetapkan dapat menekan angka penyebaran Covid-19,” kata Komjend Agus.

Dia menambahkan, kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid akan sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi nasional.

Dengan terbentuk herd immunity mahasiswa diharapkan dapat mengoptimalkan perannya dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk dapat bangkit kembali dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Koodinator Pusat DEMA PTKIN Se-Indonesia Onky Fachrur Rozie menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam penanggulangan Covid-19 dan nantinya akan dilanjutkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Ini bentuk mahasiswa mempunyai kepedulian yang tinggi dalam penanggulangan Covid-19 ini dan ini akan kita lanjutkan di kampus-kampus bagi mahasiswa dan civitas akademika yang belum mendapatkan vaksin,” jelas Fachrur Rozie.

Koordinator Presidium Nasional BEM PTMI, Nur Eko Suhardana mengatakan bahwa agenda ini dapat menstimulus mahasiswa agar terus bergerak untuk memulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19.

“Vaksinasi ini adalah bentuk gerakan stimulus yang baik,” ujar Eko.

Dimas Prayoga, Koordinator Pusat BEM Nusantara mengatakan pihaknya sangat mendukung agenda vaksinasi nasional yang merupakan bentuk ikhtiar terbaik untuk pulihkan pandemi di Indonesia.

“Vaksinasi nasional sebagai ikhtiar upaya untuk pulihkan Indonesia ditengah pandemi,” kata Dimas.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Informatika dan Komputer (BPP Permikomnas) mengatakan hadir nya mahasiswa dalam agenda vaksinasi merupakan suatu keharusan. Karena mahasiswa sebagai agent of change adalah membawa perubahan untuk negeri. Permikomnas hari ini fokus untuk itu.

“BPP Permikomnas mendukung penuh agenda ini, karena dengan adanya vaksinasi nasional, ini langkah konkret untuk sembuhkan Indonesia,” katanya saat wawancara.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut.

“Kami yakin dengan bantuan rekan-rekan mahasiswa bisa mempercepat akselerasi program vaksinasi dari pemerintah mempercepat terbentuknya herd imunity ini,” jelas Jenderal Listyo Sigit Prabowo di lokasi.

Selain Kapolri, hadir juga Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Panglima TNI Marsekal Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang meninjau lansung kegiatan vaksinasi tersebut.

Menkes Budi Gunadi Sadikin sendiri menjelaskan para mahasiswa yang nantinya akan menjadi penerus bangsa ini akan menjadi fokus program vaksinasi termasuk pelajar.

“Mahasiswa dan pelajar ini generasi masa depan kita, sehingga kita akan fokus ke mereka,” tutur Budi. (red)

Berita Terkait

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Berita Terbaru