Akhirnya Kasus Dugaan Bayi Tertukar di RSUD Sumenep Terungkap

Senin, 8 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Akhirnya kasus dugaan bayi tertukar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah terungkap, Jumat (8/2/2021).

Sebelumnya, Kasus dugaan bayi tertukar itu terjadi di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep pada Bulan November 2020 yang lalu. Bayi yang diduga tertutukar tersebut merupakan buah hati dari pasangan suami istri Subroto (27), dan Nurma Ningsih (25), warga Dusun Rambuk, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

AKBP Darman, Kapolres Sumenep mengatakan, setelah melalui berapa proses penyidikan dan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA), tersebut dinyatakan tidak ada bayi yang tertukar. Bayi tersebut indentik dengan kedua orangtuanya, bahwa sudah terbuktikan dengan ilmiah dan tidak bisa dibantah dengan kritikan maupun hal lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah tes DNA sudah keluar, dari hasil tes tersebut maka telah dapat terbuktikan secara ilmiah. Bayi tersebut adalah milik Nurma Ningsih dan Subroto,” ujar Darman, Senin (8/2).

Dari hasil DNA tersebut bisa diterima secara damai oleh semua pihak yang bersangkutan. “Alhamdulillah orang tua bayi tersebut, sudah menerima dari hasil akhir tes DNA ini,” tambahnya.

Diwaktu yang sama, dr. Erliyati, Direktur RSUD Moh. Anwar Sumenep menyampaikan, bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah baginya. Sebab, terlihat dari hasil tes DNA itu tidak ada kejanggalan apalagi kejadian bayi yang tertukar.

Semua rumah sakit itu sudah menggunakan Standard Operasional Prosedur (SOP). “Sebenarnya tidak terjadi apa-apa mas, hanya saja kecurigaan keluarga. Semua rumah sakit sudah menggunakan SOP,” ujarnya.

“Saya pribadi ingin orang tuanya secepatnya mengambil bayi itu di Rumah Sakit,” kata Erliyati.

Erliyati mengatakan bahwa dalam proses pengambilan bayi tersebut, harus didampingi oleh pihak kepolisian supaya kedepannya tidak ada lagi permasalahan seperti yang sudah terjadi ini.

“Tadi bayinya sudah diambil, dan orang tuanya sudah menandatangi surat berita acara di saksikan langsung oleh kasatreskrim Polres Sumenep,” tutupnya.

Dari keluarga bayi terlapor pihaknya sudah menerima kejadian tersebut. “Iya benar dia adalah bayiku, semoga saja jadi anak yang sholehah. Dan kami tidak akan melakukan tes mandiri, karena kami sudah yakin bayi tersebut adalah milik kami,” ujar Subroto. (fer)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terbaru