Aliya Sakina Gelar Pameran Tunggal “Cerita Panji” di Malang Creative Center

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelukis muda Aliya Sakina Murdoko kembali menyelenggarakan pameran tunggal bertema Cerita Panji, Menafsir Tradisi Topeng Malangan di Gedung Malang Creative Center (MCC), lantai 5, Kota Malang.

Pelukis muda Aliya Sakina Murdoko kembali menyelenggarakan pameran tunggal bertema Cerita Panji, Menafsir Tradisi Topeng Malangan di Gedung Malang Creative Center (MCC), lantai 5, Kota Malang.

MALANG, detikkota.com – Pelukis muda Aliya Sakina Murdoko kembali menyelenggarakan pameran tunggal bertema Cerita Panji, Menafsir Tradisi Topeng Malangan di Gedung Malang Creative Center (MCC), lantai 5, Kota Malang. Pameran ini dibuka pada 3 Agustus 2025 dan akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025.

Sebanyak 14 karya pilihan ditampilkan dalam pameran ini, yang seluruhnya merupakan interpretasi Aliya terhadap kisah Panji dan tradisi Topeng Malangan. Karya-karya tersebut dituangkan melalui media cat minyak dan akrilik di atas kanvas, menampilkan perpaduan artistik antara seni rupa modern dan warisan budaya lokal.

Aliya mengungkapkan bahwa ini merupakan pameran tunggal keempat yang ia gelar. Ia berharap melalui pameran ini, generasi muda, terutama Gen Z, semakin mencintai seni tradisional Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin generasi muda menghargai Cerita Panji sebagai bagian dari kekayaan budaya yang sarat nilai moral dan spiritual,” ujarnya saat pembukaan pameran, Minggu (3/8/2025).

Pameran tunggal ‘Cerita Panji, Menafsir Tradisi Topeng Malangan’ di MCC.

Pameran ini merupakan kelanjutan dari gelaran bertajuk Panji Sacrifice yang digelar tahun lalu di tempat yang sama. Persiapan pameran dimulai sejak April 2025, mencakup proses kreatif dan kurasi sejumlah karya bertema Panji yang telah Aliya ciptakan selama beberapa tahun terakhir.

Meski masih duduk di bangku kelas 10 SMA National Leader School Kota Malang, prestasi Aliya sudah mendunia. Ia mulai melukis sejak usia 3,5 tahun dan hingga kini telah mengoleksi lebih dari 150 penghargaan tingkat internasional. Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Rusia, Latvia, Bulgaria, dan India.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Malang, Laode KB Al Fitra menyampaikan apresiasinya atas pameran tersebut. Ia menyebut Aliya sebagai sosok inspiratif yang patut dicontoh oleh generasi muda.

“Kami bangga memiliki talenta seperti Aliya yang konsisten mengangkat budaya lokal ke level global. Dukungan terhadap generasi kreatif akan terus kami berikan,” ucap Laode.

Dukungan juga datang dari Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Yuli Handayani, yang turut hadir dalam pembukaan pameran. Ia menegaskan pentingnya kegiatan seni semacam ini dalam memperkuat identitas budaya daerah.

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Kodim 0725/Sragen Gelar Fun Bike dan Senam Sehat, Ribuan Warga Ramaikan HUT Sragen ke-280

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru