Begini Harapan PBNU Terhadap Capres-Cawapres Terpilih Di Pilpres 2024

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf.

Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf.

JAKARTA, detikkota.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menaruh harapan besar terhadap calon presiden dan calon wakil presiden yang nantinya terpilih secara sah pada Pilpres 2024.

PBNU meminta agar presiden dan wakil presiden terpilih nantinya dapat benar-benar menunaikan janji-janji yang sudah ditawarkan pada saat kampanye.

“Lanjutkan berjuang untuk kemenangan Indonesia, karena semua yang menjadi ide, menjadi visi, sudah dicurahkan semua kepada publik, janji-janji sudah disampaikan. Kita minta supaya ini semua diwujudkan,” pinta Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU di kantor PBNU, Jakarta Pusat dilansir detik, Jumat (16/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yahya menekankan agar presiden dan wakil presiden terpilih nantinya memiliki rasa takut terhadap Tuhan dan terus menyayangi rakyat.

“Kalau mau tambahan dari sudut pandang PBNU, sekali lagi, seperti dulu pernah saya sampaikan juga, takutlah kepada Tuhan dan sayangilah rakyat ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua PBNU merasa bersyukur Pemilu 2024 sejauh ini berjalan dengan baik. Dia mengajak masyarakat untuk merayakan pesta demokrasi 5 tahunan ini dengan gembira.

“Sejauh ini, yang saya lihat alhamdulillah semua berjalan baik. Mari kita pertahankan dan rayakan kesempatan ini dengan menggunakan hak pilih ini dengan datang ke TPS dan memberikan pilihan,” ujar Gus Yahya usai mencoblos di TPS 03 Kelurahan Leteh, Rembang, Jawa Tengah dilansir NU Online pada Rabu (14/2/2024).

Yahya berharap Pemilu 2024 berjalan damai. Dia menyerukan semua pihak untuk menghormati semua pilihan masyarakat yang berbeda-beda.

“Mari kita jalani ini semua dengan damai dan mari kita sambut nanti apa pun hasilnya, karena ini sebetulnya adalah ikhtiar yang sama dari sesama saudara sebangsa walaupun punya pandangan yang berbeda-beda,” pungkasnya.

Berita Terkait

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

Berita Terbaru