BPBD dan Pemkab Sumenep Lakukan Asesmen Pascagempa di Pulau Sapudi

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPBD Sumenep bersama instansi terkait meninjau kerusakan rumah warga di Kecamatan Gayam pascagempa, Kamis (2/10/2025).

Tim BPBD Sumenep bersama instansi terkait meninjau kerusakan rumah warga di Kecamatan Gayam pascagempa, Kamis (2/10/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah instansi terkait turun langsung ke Pulau Sapudi untuk melakukan asesmen pascagempa yang mengguncang Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan pemerintah bergerak cepat agar masyarakat terdampak mendapat penanganan maksimal. Asesmen dilakukan untuk mendata kebutuhan riil di lapangan sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Pendataan awal sangat penting agar bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” kata Bupati kepada Media Center, Kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan mencatat kerusakan rumah warga, fasilitas umum, sekolah, hingga sarana ibadah. Selain itu, dilakukan pendataan korban luka dan warga yang harus mengungsi akibat rumah tidak layak huni.

Data sementara menunjukkan, di Kecamatan Gayam terdapat 121 rumah rusak ringan hingga berat, 6 masjid, 1 musala, 8 sekolah, serta satu puskesmas terdampak. Sementara di Kecamatan Nonggunong tercatat 17 rumah rusak, 2 masjid, 1 musala, dan 3 sekolah. Total korban luka di dua kecamatan sebanyak 6 orang yang dirawat di Puskesmas Gayam.

“Kami tidak ingin ada masyarakat yang terabaikan. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar langkah pemulihan jangka menengah dan panjang,” ujar Fauzi.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, menambahkan asesmen dilakukan untuk memastikan data kerusakan dan korban terverifikasi dengan baik. Setelah itu, tindak lanjut berupa perbaikan rumah warga akan dilaksanakan bersama Dinas PUTR, Polres, dan Kodim Sumenep.

“Perbaikan dilakukan agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas. Sesuai instruksi pimpinan, kami bekerja cepat dan tanggap untuk mempercepat pemulihan,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru