Bulog Akan Gerojok 3008 Ton Beras SPHP ke Sumenep

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar (dua dari kiri) saat di Gudang Bulog Sidoarjo.

Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar (dua dari kiri) saat di Gudang Bulog Sidoarjo.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus berupaya menjaga stabilisasi harga pangan agar daya beli masyarakat dan inflasi tetap terkendali. Salah satunya, dengan menyiapkan program operasi pasar murah dan bantuan pangan melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengaku telah berkoordinasi dengan Gudang Bulog di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (27/9/2023) kemarin untuk mengucurkan beras SPHP.

“Upaya ini dalam rangka pengendalian inflasi akan ada kegiatan operasi pasar murah. Itu sudah kita pastikan dengan menggunakan beras SPHP,” jelasnya, Sabtu (30/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Bulog akan menggelontorkan beras SPHP sebanyak 3 ribu ton untuk bantuan pangan dan 8 ton untuk operasi pangan murah.

“Saat ini Bulog sedang mengemas ulang beras dari 50 kilogram menjadi 5 kilogram,” tambahnya.

Secara teknis, lanjut Dadang, bantuan pangan dan operasi pasar murah akan dilaksanakan setiap minggu dengan jumlah beras sebanyak 8 ton.

“Dari delapan ton per minggu itu, sebagian langsung ke konsumen dan sebagian lainnya ke toko binaan bulog,” jelasnya.

Dadang berharap agar bantuan pangan dan operasi pasar murah bisa tepat sasaran. Untuk itu, pihaknya akan menggandeng Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) setempat.

“Nanti di lapangan juga akan didampingi langsung oleh teman-teman dari Dinas Koperasi UKM dan Perindag,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II
Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula
Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik
Dedi Juhari Sampaikan Perkembangan Tiga Raperda Inisiatif DPRD Purwakarta
Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:42 WIB

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:57 WIB

Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:19 WIB

Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:47 WIB

Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:39 WIB

Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Berita Terbaru