Bupati Sumenep Minta Pabrikan Tembakau Gunakan Tikar Anyaman Daun Lontar

Senin, 7 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengrajin sedang menganyam daun lontar untuk dijadikan tikar.

Seorang pengrajin sedang menganyam daun lontar untuk dijadikan tikar.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan kesejahteraan petani tembakau harus terus diperjuangkan. Sebab, sejak dulu tembakau bagi masyarakat Madura dikenal sebagai ‘daun emas’ yang menghidupi banyak masyarakat.

Selain itu, tanaman tembakau juga membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar, seperti pengrajin tikar anyaman dari daun lontar.

Karena itu, Bupati Fauzi meminta pabrikan dan gudang tembakau membeli tikar anyaman dari daun lontar hasil kerajinan masyarakat lokal, terutama di Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya imbau untuk pabrik dan gudang tembakau, bisa membeli tikar daun lontar produksi lokal,” pinta Bupati Fauzi dalam keterangan tertulis, Minggu (6/8/2023).

Pada musim panen tembakau tahun ini, harga tikar anyaman dari daun lontar di Kabupaten Sumenep mencapai Rp 32 ribu hingga Rp 35 ribu per lembar. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2022.

Bupati menilai jika hal itu dilakukan, maka pemberdayaan ekonomi masyarakat akan meningkat, terutama untuk pengrajin tikar daun lontar. Sebab, tikar anyaman daun lontar yang diproduksi oleh warga lokal memiliki kualitas bagus dan tidak kalah dengan wilayah luar Sumenep

Dia juga menjelaskan, selain mempromosikan produk UMKM Sumenep ke luar daerah, seharusnya dilakukan terlebih dahulu ke masyarakat lokal. Hal ini dilakukan agar masyarakat lokal punya minat untuk membeli produk UMKM sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Bupati Fauzi juga mengajak agar seluruh lapisan masyarakat bisa saling bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Produknya bagus dan kualitasnya juga bagus, cintai produk lokal, kita bareng-bareng angkat UMKM Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman
Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen
Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45 WIB

Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:25 WIB

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB