Ditagih Hutang Judi Merpati, Seorang Pria Bacok Temannya

Sabtu, 8 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tkp pembacokan

Tkp pembacokan

SURABAYA, detikkota.com – Imron (43), yang sehari-hari menjadi Penjual Gado-gado, dibacok oleh Ilham (27) warga Gembong GG II DKA, Surabaya, Sabtu (8/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat dibacok, Imron mengalami luka di sekujur tubuhnya dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Dari keterangan saksi, Imron saat itu hendak menagih hutang hasil judi burung dara kepada Ilham. Karena terus ditagih, Ilham lantas kesal dan menghampiri Imron.

“Informasinya korban ini disuruh oleh temannya menagih hutang kepada pelaku, utang taruhan merpati,” ungkap salah satu saksi yang enggan menyebutkan identitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keterangan warga, korban saat itu melintas di depan makam Jl Karang Gayam I. Saat korban berjalan sendirian, pelaku langsung membacok korban menggunakan parang.

“Setelah dibacok, korban melarikan diri masuk ke gang, namun oleh pelaku terus dikejar hingga sejauh sekitar 500 meter,” paparnya lebih lanjut.

Korban yang sudah tidak kuat akhirnya ambruk di depan toko warga. Naasnya, pelaku yang melihat korban tersungkur langsung membacok korban kembali.

“Saat korban terjatuh, oleh pelaku kembali dibacok, hingga mengalami luka di kepala, kedua tangan dan kedua kakinya,” pungkasnya.

Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar saat ditemukan di lokasi kejadian mengatakan, anggotanya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitas dan alamatnya sudah dikantongi.

“Setelah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi, kami sudah mendapat identitas pelaku, dan anggota di lapangan sedang melakukan pengejaran,” ucap Akhyar.

Atas keterangan saksi dan identitas pelaku tersebut, pihaknya optimis dapat mengamankan tersangka dalam waktu tidak lama. “Doakan, semoga pelaku cepat tertangkap, dan kami optimis dalam waktu tidak lama sudah dapat diamankan, karena identitasnya sudah kami ketahui,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Suasana Balai Kota Surabaya yang menjadi lokasi Perayaan Natal Kota Surabaya 2026.

Daerah

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:17 WIB