DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Bibit Prancak 95 untuk Jaga Kualitas Tembakau

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat turun langsung meninjau lokasi persemaian bibit Prancak 95.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat turun langsung meninjau lokasi persemaian bibit Prancak 95.

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan pembibitan tembakau varietas Prancak 95. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas tembakau sejak tahap awal budidaya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, turun langsung meninjau lokasi persemaian bibit Prancak 95. Dalam kunjungan tersebut, ia memeriksa kondisi persemaian, media tanam, perkembangan bibit, serta kesiapan lahan sebelum memasuki musim tanam.

Chainur juga berdialog dengan petani dan penyuluh pertanian untuk mengetahui berbagai kendala yang ditemukan selama proses pembibitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bibit yang sehat menjadi fondasi utama untuk menghasilkan tembakau berkualitas. Karena itu, kami ingin memastikan sejak awal seluruh proses berjalan dengan baik,” kata Chainur, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, kualitas tembakau tidak hanya ditentukan ketika memasuki masa panen. Kualitas tersebut dipengaruhi berbagai tahapan, mulai dari pemilihan varietas, pembibitan, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit hingga proses panen.

Menurut Chainur, Prancak 95 menjadi salah satu varietas yang mendapat perhatian karena dinilai sesuai dengan karakteristik lahan di Sumenep dan mampu menghasilkan daun tembakau berkualitas.

Karena itu, DKPP memastikan proses pembibitan dilakukan dengan baik agar petani mendapatkan bibit yang sehat, seragam dan memiliki pertumbuhan optimal.

Selain pengawasan pembibitan, DKPP juga menyiapkan pendampingan bagi petani melalui tenaga penyuluh pertanian. Pendampingan dilakukan mulai dari persemaian, budidaya, pengendalian organisme pengganggu tanaman hingga teknik panen.

“Keberhasilan petani merupakan keberhasilan pemerintah daerah. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi mereka sejak bibit ditanam hingga hasil panen memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Chainur mengatakan, monitoring juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap program pembinaan yang dijalankan DKPP. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan sarana produksi maupun pendampingan teknis benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Ia berharap penguatan kualitas sejak tahap pembibitan dapat membantu mempertahankan posisi tembakau Sumenep sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

“Harapannya, tembakau Sumenep tidak hanya mempertahankan reputasinya sebagai komoditas premium di tingkat nasional, tetapi juga semakin memiliki daya saing untuk menembus pasar internasional dengan kualitas yang konsisten,” pungkasnya.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB