DP3AP2KB Probolinggo Gelar Pemutakhiran Data Gender dan Anak

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pemutakhiran data gender dan anak DP3AP2KB Probolinggo.

Kegiatan pemutakhiran data gender dan anak DP3AP2KB Probolinggo.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo resmi memulai pemutakhiran data gender dan anak tahun 2025, Rabu (20/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk mendukung perencanaan kebijakan yang lebih akurat, responsif, dan inklusif.

Dalam kesempatan tersebut, DP3AP2KB juga menyerahkan Buku Data Terpilah Gender dan Anak kepada Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dipimpin Kepala DP3AP2KB Hudan Syarifuddin didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rigustina.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut terlibat, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bakesbangpol, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta para Kasi Pemerintahan dari 24 kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rigustina menjelaskan pemutakhiran data penting dilakukan untuk menyesuaikan dengan dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat. Data tersebut akan dimanfaatkan dalam perencanaan program responsif gender, monitoring, evaluasi kebijakan publik, hingga advokasi peningkatan kesadaran masyarakat.

“Pemutakhiran ini penting untuk menyesuaikan data dengan perubahan sosial serta mengidentifikasi kesenjangan gender yang masih terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Hudan Syarifuddin menambahkan, data gender dan anak memberikan gambaran lebih rinci mengenai kondisi anak berdasarkan gender, sehingga dapat menjadi dasar intervensi yang lebih efektif. Menurutnya, data terpilah merupakan salah satu dari tiga prasyarat Pengarusutamaan Gender (PUG) yang harus dimiliki setiap OPD.

“Data gender dan anak yang terpilah memberikan wawasan lebih kaya dan mendalam. Hal ini memungkinkan analisis yang lebih baik, pengambilan keputusan berbasis bukti, hingga mendukung program yang berdampak nyata pada kesejahteraan anak dan kesetaraan gender,” tegas Hudan.

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru