Gema Aksi Heran, Kawasan Pantai Bersertifikat Atas Nama Perorangan

Jumat, 14 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detiikkota.com – Warga mempertanyakan status lahan yang akan dibangun tambak garam di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kabarnya, lahan tersebut telah bersertifikat hak milik (SHM) atas nama perorangan. Padahal, lahan itu merupakan kawasan pantai yang notabene milik negara.

Berdasarkan data yang dikantongi Gerakan Masyarakat Menolak Reklamasi (Gema Aksi), dari 41 hektar lahan kawasan pantai di Desa Gersik Putih, yang direncanakan dibangun tambak garam seluas 21 hektare diantaranya berstatus dikuasai perorangan dengan sertifikat hak milik (SHM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 8 nama yang mengantongi SHM. Dibanding 7 pemilik SHM lainnya, lahan paling luas bersertifikat atas nama Muhab (Kades Gersik Putih) seluas 6 hektare. Sedangkan luas lahan pemilik lainnya berkisar 1-4 hektare.

“Kalau berdasarkan peta yang kami kantongi, milik Pak Kades ini 6 hektare. Tapi katanya, sebagian sudah dijual ke orang luar desa sini. Yang tersisa sekitar 2-4 hektare,” kata Kordinator Gema Aksi, Amirul Mukminin, Kamis (13/4/2023).

Menurutnya, puluhan hektar pantai yang ber-SHM tersebut umumnya dikuasai warga luar Desa Gersik Putih. Pihaknya merasa aneh dengan terbitnya SHM pada kawasan pantai di desanya. Apalagi jumlahnya cukup besar.

“Saya juga tidak paham. Pantai kok disertifikat. Bagaimana proses dan asal usulnya lahan tersebut sampai bisa di SHM-kan?,” tanyanya heran.

Amirul menduga ada aturan yang diabaikan dalam proses penerbitan SHM seluas 21 hektare di kawasan pantai Desa Gersik Putih. Menurutnya, tanah negara memang boleh dimohon, tetapi untuk kepentingan publik, bukan perorangan atau perusahaan.

“Apalagi ini pantai. Bahkan bisa dibilang laut. Saya menduga ada indikasi kongkolikong antara pihak desa, pemohon, bahkan dengan otoritas terkait seperti Badan Pertanahan dalam menerbitan SHM. Ini diduga penyalahgunaan wewenang. Jadi bisa dipidanakan,” tegasnya.

Terpisah, Kades Gersik Putih, Muhab belum bisa dikonfirmasi soal 21 Hektar kawasan pantai yang dikuasai perorangan tersebut. Namun, pada kesempatan sebelumnya, dia membenarkan bahwa sebagian besar kawasan pantai di desanya yang akan dibangun tambak garam berstatus SHM.

Bahkan, SHM tersebut terbit sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Desa Gersik Putih. Permohonan tersebut diajukan pada pemerintahan desa sebelumnya.

Seperti diberitakan, warga Desa Gersik Putih getol menolak rencana pembangunan tambak garam di kawasan pantai desa setempat oleh investor yang difasilitasi oleh Pemdes setempat. Selain dikhawatirkan merusak ekosistem dan biota laut serta berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar, pembangunan tambak garam tersebut dinilai akan berdampak terhadap ekonomi warga setempat. Sebab selama ini pantai tersebut menjadi tempat warga menangkap ikan.

Warga sudah menyampaikan penolakannya ke pemerintah desa dengan melakukan audiensi dan berunjuk rasa di kawasan pantai. Bahkan, mengadukan persoalan tersebut ke Komisi II DPRD supaya ikut mengawal aspirasinya menolak pembangunan tambak garam.(red)

Berita Terkait

Dapur MBG Citalang 2 Milik Rossa Diduga Sajikan Buah Naga Busuk untuk SDN Nagri Tengah
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:07 WIB

Dapur MBG Citalang 2 Milik Rossa Diduga Sajikan Buah Naga Busuk untuk SDN Nagri Tengah

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Berita Terbaru

Kepala BPS Bangkalan, Fajar Fatahillah, saat bertemu jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026).

Pemerintahan

BPS Bangkalan Gelar Sensus Ekonomi 2026 Selama 60 Hari

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyapa mahasiswa dan diaspora Indonesia saat tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, Rabu (25/2/2026).

Internasional

Mahasiswa Indonesia di PEA Antusias Sambut Kunjungan Presiden Prabowo

Kamis, 26 Feb 2026 - 12:02 WIB

Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta.

Nasional

Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025

Kamis, 26 Feb 2026 - 10:11 WIB