Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi)

(Foto: Ilustrasi)

SUMENEP, detikkota.com — Konsultan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Haji Rudi, membantah keras isu dugaan pemotongan anggaran pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat.

Haji Rudi menegaskan, informasi yang beredar tidak benar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Menurutnya, angka-angka yang disebutkan dalam kabar tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Itu tidak benar. Angka-angka yang disampaikan juga keliru dan hanya membuat gaduh serta menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat,” kata Haji Rudi, Senin (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya berfokus pada pendirian bangunan fisik semata. Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), kata dia, memang tidak terdapat pos anggaran untuk pekerjaan urugan tanah.

“Urugan tanah memang tidak masuk dalam RAB. Pihak-pihak yang terlibat di lapangan, termasuk mandor, seharusnya sudah memahami hal tersebut,” ujarnya.

Haji Rudi mengakui, pelaksanaan proyek nasional tersebut di Kabupaten Sumenep menghadapi tantangan tersendiri, terutama karena kondisi geografis dan kontur tanah yang beragam, termasuk wilayah kepulauan. Hal ini membuat tidak semua desa mampu mengikuti program tersebut.

“Anggaran dari pusat disamaratakan, sementara kebutuhan di lapangan berbeda-beda, terutama di wilayah kepulauan yang tingkat kesulitannya lebih tinggi,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pihaknya tetap berkomitmen agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep disebut telah terealisasi di lebih dari 100 titik.

Terkait posisinya, Haji Rudi meluruskan bahwa dirinya bertugas sebagai Konsultan Kecamatan Pragaan di bidang sipil, bukan sebagai koordinator tunggal mandor seperti yang ditudingkan dalam isu yang beredar. Ia juga menyebut pengawasan proyek melibatkan unsur Kodim dan Babinsa.

“Pengawasan ada tim tersendiri. Saya hanya membantu di bidang sipil dan teknis bersama tenaga ahli,” jelasnya.

Haji Rudi juga membantah adanya intimidasi atau pihak yang merasa dirugikan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Ia menegaskan hingga kini belum ada laporan atau keberatan yang disampaikan secara langsung kepadanya.

“Jika ada yang merasa dirugikan atau terintimidasi, silakan temui saya. Saya siap bertanggung jawab. Sampai sekarang belum ada,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar serta mendukung kelancaran proyek nasional tersebut. Menurutnya, seluruh proses pembangunan dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai pihak.

“Tidak ada yang kami tutupi. Semua koordinasi dilakukan bersama, termasuk dengan mandor, pekerja, dan Babinsa,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:38 WIB

Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB