Hujan Disertai Angin Kencang Juga Rusak 54 Bangunan Di Sumenep

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan rusak akibat terjangan hujan disertai angin kencang.

Petugas gabungan melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan rusak akibat terjangan hujan disertai angin kencang.

SUMENEP, detikkota.com – Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak hanya menumbangkan sejumlah pohon dan tiang listrik, tetapi juga merusak 54 bangunan.

Di antara puluhan bangunan yang rusak yakni Balai Desa Nembakor, Kecamatan Saronggi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Akhmad Taufik merinci, dari 54 bangunan yang rusak 30 di antaranya mengalami rusak ringan dan 24 lainnya rusak berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 54 bangunan yang rusak itu terdapat Taman Kanak-kanak (TK) PGRI Kartini dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nambakor 1,” sebutnya, Selasa (9/1/2023).

Beruntung bencana yang mengejutkan warga itu tidak ada korban jiwa.

Taufik menyebut, BPBD Sumenep serta beberapa instansi terkait langsung melakukan evakuasi material yang menghambat lalu lintas di jalan nasional Sumenep-Pamekasan itu.

“Tim BPBD langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan bekas puing-puing kerusakan yang rata-rata berupa atap, baik berbahan asbes maupun genteng,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Selasa (9/1/2023) siang menumbangkan sejumlah pohon dan tiang listrik di sepanjang jalan nasional, tepatnya di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi hingga Desa Patean, Kecamatan Batuan.

Sedikitnya, ada 9 tiang listrik roboh dan menutupi jalan hingga menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas.

Sesaat setelah kejadian, Kapolsek Saronggi Iptu Haryono bersama jajaran Koramil setempat, Camat Saronggi serta BPBD dan Puskesmas Saronggi datang ke lokasi untuk menangani bencana tersebut.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko melalui Kasi Humas AKP Widiarti Setyoningtias mengatakan, kejadian tersebut sempat mengagetkan warga sekitar, terlebih angin kencang yang menyapu benda-benda yang ada.

“Lokasi kejadian di Desa Nambakor Kecamatan Saronggi sampai dengan Desa Patean Kecamatan Batuan hingga menyebabkan pohon dan tiang roboh ke jalan raya nasional Sumenep-Pamekasan,” jelasnya.

Menurutnya, pohon dan tiang yang tumbang melintang ke jalan sehingga jalan tertutup dan tidak dapat dilewati kendaraan.

“Karena jalan tertutup, personel Polsek dan instansi samping bersama mengalihkan arus dan menghubungi dinas terkait untuk evakuasi pohon yang tumbang,” imbuhnya.

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru