Ika Arista, Mpu Keris Perempuan Asal Sumenep Terima Jatim Inspiring Women Award

Kamis, 25 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mpu Keris Perempuan asal Kabupaten Sumenep, Ika Arista saat menerima Jatim Inspiring Women Award di Surabaya.

Mpu Keris Perempuan asal Kabupaten Sumenep, Ika Arista saat menerima Jatim Inspiring Women Award di Surabaya.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep layak berbangga, sebab salah satu putri terbaiknya, Ika Arista menjadi salah satu penerima ‘Jatim Inspiring Woman Award’ dari beritajatim,com, salah satu media online regional Jawa Timur.

Ika Arista adalah satu-satunya Mpu Keris perempuan di Jawa Timur, asal Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

Penghargaan yang diberikan kepada wanita hebat dan inspiratif itu diserahkan bertepatan dengan 17 tahun usia media online tersebut di ballroom salah hotel ternama di Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi saya, ini penghargaan yang luar biasa. Apalagi ternyata di luar sana ada cukup banyak perempuan-perempuan hebat yang menerima penghargaan ini. Saya sangat bangga ada di antara mereka,” kata Ika Arista, melalui sambungan seluler, Rabu (24/5/2023).

Ika mengaku, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi tersendiri baginya, untuk bisa berkarya lebih baik lagi, dan bermanfaat bagi orang banyak.

“Ini bukan sekedar penghargaan biasa. Saya sangat bangga. Ini akan memacu saya untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Menurutnya, membuat keris telah ditekuninya sejak jelas 5 SD. Dengan membuat keris, lanjut Ika, membuatnya utuh melihat banyak hal. Dirinya bisa belajar tentang sejarah, seperti sejarah runtuhnya sebuah kerajaan di masa lalu.

“Dengan menekuni pembuatan keris, ada spirit masa lalu tetapi dengan konsep modernitas. Ini yang saya sebut sebagai sebuah keseimbangan. Ada rentetan panjang yang tersambung. Dan ini jadi kebanggaan tersendiri buat saya untuk terus menekuni pembuatan keris,” imbuhnya.

Perempuan yang masih lajang itu mengaku tidak berkeinginan pindah haluan dari dunia pembuatan keris. Sebab, masih ada PR besar yang harus diselesaikan, yakni menggeser sudut pandang tentang keris, bahwa keris identik dengan hal-hal mistis.

“Kalau bicara keris, pasti orang tanya, ini ada isinya ya? Keris ini isinya untuk apa? Nah ini yang harus kita ubah bersama-sama. Keris itu adalah hasil sebuah kerajinan tangan melakui proses kreatif. Tidak berkait dengan mistis,” tegasnya.

Berita Terkait

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB