Jajaran Polri Siap Dukung Simulasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo

Senin, 26 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan siap mendukung pelaksanaan simulasi protokol kesehatan dan keselapanan di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, saat mewakili Kapolri mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Simulasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo secara virtual melalui Zoom Meeting dari Rupattama Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/10/2020).

“Jajaran Polri, baik dari tingkat Mabes Polri maupun Polda NTT dan Polres Manggarai Barat, sudah siap untuk mendukung pelaksanaan simulasi,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, menurut Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 itu, sesuai arahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Stafsusnya, Irjen Pol Adi Derian, seluruh tim yang akan mendukung pelaksanaan simulasi akan berangkat ke Labuan Bajo pada tanggal 1 November 2020 mendatang.

“Sarpras, personel, dan dukungan anggaran sudah disediakan, termasuk nanti akan ditampilkan seragam Polisi Pariwisata sesuai yang diharapkan oleh Pak Menteri Parekraf dan disetujui oleh Bapak Kapolri,” terang Komjen Pol Agus Andrianto.

“Intinya Polri secara prinsip siap dan mendukung kegiatan simulasi protokol keamanan dan keselamatan di Labuan Bajo, NTT,” tegasnya.

Kesiapan Polri tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinvest), Luhut Binsar Panjaitan, yang memimpin Rakor. “Terima kasih atas kesiapan Polri mendukung giat dimaksud,” ungkapnya.

Rakor tersebut juga diikuti oleh Menteri Parekraf, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Gubernur NTT, dan Bupati Manggarai Barat.

Terkait simulasi, rencananya pada tanggal 3 November akan dilaksanakan gladi rangka, tanggal 4–7 Nov akan dilaksanakan gladi kotor dan editing, tanggal 10 November gladi bersih, tanggalb11 November akan dilaksanakan pengecekan terakhir, serta tanggal 12 November adalah hari pelaksanaan.
Dalam kegiatan simulasi tersebut akan dibarengi beberapa kegiatan launching, seperti launching aplikasi panic button, simulasi protokol, dan seragam Polisi Pariwisata. (D/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus
Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman
Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton
Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo
Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:17 WIB

Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WIB

Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman

Selasa, 21 April 2026 - 09:04 WIB

Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo

Berita Terbaru