Kebakaran Hebat Landa Toko Bangunan di Manding Laok, Api Berhasil Dipadamkan Satu Jam

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah toko bangunan milik warga di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, dilalap api pada Senin siang (21/7/2025) sekitar pukul 13.22 WIB.

Sebuah toko bangunan milik warga di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, dilalap api pada Senin siang (21/7/2025) sekitar pukul 13.22 WIB.

SUMENEP, detikkota.com – Sebuah toko bangunan milik warga di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, dilalap api pada Senin siang (21/7/2025) sekitar pukul 13.22 WIB. Peristiwa ini mengundang perhatian warga karena lokasi toko berada di jalur lalu lintas padat, dekat SPBU Manding dan kawasan Pasar Manding.

Asap pekat disertai suara ledakan terdengar dari dalam toko, memicu kepanikan warga. Ratusan orang berdatangan dan memenuhi area sekitar, sebagian merekam kejadian menggunakan ponsel.

Laporan awal diterima oleh layanan darurat SiLaPor 112 Sumenep dari seorang warga bernama Fauzan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sumenep merespons cepat dengan mengerahkan empat unit armada ke lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tiba di lokasi tidak lama setelah menerima laporan dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.15 WIB,” ujar Sugiyanto, Kabid Damkar Satpol PP Sumenep. Ia menambahkan bahwa proses pemadaman sempat terkendala oleh kerumunan warga dan akses yang terbatas.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun bangunan toko mengalami kerusakan parah. Petugas masih melakukan pendinginan dan menyelidiki penyebab kebakaran.

Sementara itu, petugas kepolisian dan Satpol PP juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas akibat kerumunan warga.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik dan kelalaian penggunaan peralatan elektronik.

“Pastikan instalasi listrik sesuai standar dan jangan meninggalkan peralatan dalam kondisi menyala tanpa pengawasan,” tegas Sugiyanto.

Berita Terkait

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan
Pemuda Diduga Melompat dari Jembatan Pelabuhan Dungkek, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Disdik Sumenep Segera Usulkan Anggaran Perbaikan Atap SMPN 2 Kalianget

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:08 WIB

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:01 WIB

Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB