Komisi I DPRD Sumenep Minta Rekrutmen PPPK Bersih Dari ‘Penumpang Gelap’

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath.

SUMENEP, detikkota.com -Rekrutmen PPPK formasi tahun 2023 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sampai pada tahap computer assisted test (CAT). Banyak pihak menaruh perhatian terhadap proses pengangkatan abdi negara tersebut. Salah satunya dari kalangan legislatif.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath mengingatkan pemerintah setempat terkait proses seleksi PPPK tahun 2023 harus bebas titipan.

“Kami ingin memastikan bahwa proses seleksi PPPK Kabupaten Sumenep 2023 bebas dari free rider atau penumpang gelap,” tegas Darul Hasyim Fath, Senin (20/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpang gelap yang dimaksud kata Darul, yaitu oknum yang sering mencari keuntungan dalam momen seleksi PPPK tersebut.

Tidak cukup di situ, Politisi PDIP Sumenep mengaku datang langsung lokasi seleksi PPPK di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba Madura) untuk memastikan seleksi itu bersih.

Darul Hasyim Fath menegaskan, seleksi PPPK harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

“Sebab, seleksi yang tidak bersih akan melahirkan pegawai yang tidak profesional dan akhirnya hanya menjadi beban negara,” tegasnya.

Sementara Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Sumenep, Muhammad Suharjono mengatakan bahwa, tes PPPK Kabupaten Sumenep 2023 dimulai sejak 9-21 November di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba Madura).

Tahun ini kuota PPPK Kabupaten Sumenep sebanyak 311 yang terdiri dari formasi tenaga guru sebanyak 183, kesehatan sebanyak 64, dan tenaga teknis 64.

Jumlah peserta yang mengikuti tes seleksi PPPK untuk semua formasi sebanyak 2.813.

Ditanya terkait atensi Ketua Komisi I DPRD Sumenep, pihaknya memastikan bahwa seleksi PPPK Kabupaten Sumenep 2023 steril dari kepentingan apapun.

Pihaknya juga memastikan, bahwa pelaksanaan seleksi ini tidak dapat diintervensi karena tesnya menggunakan sistem CAT, sehingga nilai peserta dapat terlihat secara real time.

“Kami mengapresiasi atensi Ketua Komisi I DPRD Sumenep yang menginginkan seleksi PPPK bersih dari penumpang gelap,” pungkas Suharjono.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB