Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Asal Sumenep Jadi 4 Orang

Minggu, 26 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Total korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, asal Kabupaten Sumenep sebanyak 4 orang. Jumlah itu diketahui setelah Ya’kub (37), warga Desa Gedugan, Kecamatan Gili Genting dinyatakan meninggal.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep merilis ada 3 wargannya yang menjadi korban kejadian tersebut.

Setelah kejadian, Ya’kub bersama istrinya Husnul Khotimah, mendapatkan perawatan di rumah sakit milik PT Pertamina. Husnul Khotimah, meninggal pada Sabtu, tanggal 18 Maret 2023. Sementara suaminya, Ya’kup juga meninggal dunia setelah 2 minggu dirawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial P3A Sumenep, Achmad Dzulkarnain mengatakan, pihaknya baru mendapat kabar bahwa ada 1 lagi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang tercatat sebagai warga Sumenep. “Jadi total ada 4 warga Sumenep yang menjadi korban,” katanya, Minggu (26/3/2023).

Keempat korban tersebut masing-masing Dayu Nurmawati (39) dan Harditu (20), ibu dan anak, warga Desa Saroka, Kecamatan Saronggi. Kemudian Husnol Khotima (29) dan Ya’kub (37), keduanya suami istri, warga Desa Gedugan, Kecamatan Gili Genting.

Dzulkarnain berjanji akan membantu biaya pendidikan kedua anak Dayu Nurmawati, yang saat ini masih berada di bangku kelas 2 SMA dan 1 SMP hingga lulus.

Sementara ayah almarhumah, Susilo Utomo, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fayzi yang telah berkenan berkunjung ke rumahnya untuk memberikan bantuan. “Kami ini orang desa, Pak. Terima kasih Pak Bupati berkenan membantu kami, termasuk membantu sekolah cucu saya supaya tidak putus sekolah,” ucapnya.

Diceritakan Susilo, Dayu bersama anak sulungnya, Herdito, merupakan perantau yang mengadu nasib ke Jakarta. Mereka baru 2bulan tiba di ibu kota dan mencari nafkah dengan menjadi penjaga toko kelontong. Dua anak Dayu yang lain, masing-masing Imama Nafiah dan Apria Ningsih tidak dibawa ke Jakarta. Mereka tinggal bersama kakeknya di Saronggi karena masih bersekolah.(red)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:33 WIB

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru