KPU Sumenep Usulkan Anggaran Pelaksanaan Pilkada 2024

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Rahbini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Rahbini.

SUMENEP, detikkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengajukan anggaran untuk kebutuhan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 sebesar Rp 110 miliar.

Ketua KPU Sumenep, Rahbini mengatakan, anggaran kebutuhan Pilkada untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semenep tahun 2024 dianggaran melalui APBD setempat.

“Kami sudah menyampaikan ke Pemkab Sumenep. Sebab, kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada ini dianggarkan melalui APBD,” terangnya, Kamis (10/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, besaran anggaran Pilkada yang diusulkan KPU Sumenep berdasarkan Standar Biaya Masukan (SBM) dan Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML). Dua dasar itu menjadi acuan penentuan harga satuan dari Kementerian Keuangan.

Menurutnya, anggaran Pilkada 2024 lebih tinggi dibandingkan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020, yang hanya sebesar Rp 71 miliar. Sebab, satuan harga setiap tahunnya terus semakin naik.

“Rencana anggaran Pilkada 2024 yang kami diusulkan, juga masih disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid-19, seperti tahun 2020,” pungkasanya.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasiyadi menuturkan, sementara pihaknya baru bisa menyiapkan anggaran Rp 70 miliar untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2024.

“Plafon sementara yang bisa dianggarkan Pemkab Sumenep, sementara, ya, Rp 70 miliar. Itu belum kami lakukan rasionalisasi,” jelasnya.

Menurutnya, besaran anggaran tersebut sama dengan anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilkada Sumenep sebelumnya, yaitu Rp 70 miliar.

“Saat itu, ada pengembalian dari KPU sekitar 10 sampai 12 miliar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB