Ledakan Sampah Medis, DPRD Kota Surabaya Minta Pemkot Tangani Secara Maksimal

Sabtu, 21 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – “Pimpinan DPRD Kota Surabaya meminta agar Pemerintah Kota Surabaya menangani limbah medis secara maksimal. Mengingat saat ini ada risiko ledakan sampah medis di Kota Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony menyebutkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya perlu segera mengambil tindakan agar masalah sampah medis tak menjadi medium penularan COVID-19.  “Perlu standarisasi penanganan sampah masker berbahaya. Ancaman penyebaran COVID harus diantisipasi dari sampah medis ini,” katanya, Jumat (20/8/2021).

Politisi Partai Gerindra ini mencontohkan sampah masker di TPS Rangkah kian menumpuk. Banyaknya limbah masker tersebut jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, bisa menimbulkan masalah baru di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami khawatirkan adalah jika mereka yang tanpa gejala ini membuang masker bekasnya sembarangan. Itu bisa menjadi transmisi virus untuk menular ke orang lain,” tegasnya.

Bahkan resiko bahaya tersebut bisa mengancam mulai dari petugas kebersihan dan masyarakat umum. Untuk itu, Pemkot Surabaya perlu segera mengangani masalah limbah medis terutama masker agar tidakni  ada klaster baru dari pembuangan sampah masker.

Dia menilai saat ini pemahaman warga terkait cara membuang limbah masker juga masih kurang. Hal itu terlihat masih banyaknya masker dibuang sembarangan.  “Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) harus melakukan langkah penanganan yang efektif dan aman, seperti mengeluarkan imbauan agar masker dihancurkan sebelum dibuang,” terangnya.

Pihaknya mengusulkan agar ada pembedaan tempat sampah. Jika sebelumnya ada tempat sampah basah dan kering, organik non organik, kini harus ditambahkan tempat sampah untuk limbah medis.

“Saya banyak menemukan sampah rumah tangga bercampur dengan masker bekas pakai. Ini membuktikan jika masyarakat kurang teredukasi untuk pembedaan sampah-sampah tersebut,” pungkasnya.” (Redho)

Berita Terkait

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar
Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB

Pendidikan

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Senin, 19 Okt 2026 - 12:06 WIB