Lestarikan Tradisi, Masyarakat Kemas Rokat Dhisa dengan Istighosah dan Doa Bersama

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Rokat Dhisa (selamatan desa) di Desa Jabaan, Kec. Manding, Kab. Sumenep.

Acara Rokat Dhisa (selamatan desa) di Desa Jabaan, Kec. Manding, Kab. Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Tradisi leluhur Rokat Dhisa (selamatan desa) nampaknya masih terus dilestarikan oleh masyarakat. Salah satunya di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam Rokat Dhisa kali ini, masyarakat Desa Jabaan mengemasnya dengan acara istighosah dan doa bersama, yang dipusatkan di lapangan desa setempat, Senin (4/9/2023).

Tidak hanya itu, Rokat Dhisa juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Abdul Wasid, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa (Kades) Jabaan, Hammat mengatakan, Rokat Dhisa digelar bertujuan untuk mendoakan desa agar ke depan menjadi desa yang sejahtera.

“Untuk itu, kami mengundang para habaib, alim ulama dan tokoh masyarakat serta warga desa untuk berdoa bersama-sama agar desa terhindar dari musibah dan maju,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Hammat, istighosah dan doa bersama juga bertujuan untuk membalas jasa para sesepuh desa yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT.

“Pembacaan ayat al-quran dan shalawat pahalanya kami khususkan kepada para sesepuh Desa Jabaan, karena berkat jasa mereka desa ini ada hingga saat ini,” tandas Hammat.

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya
Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi
Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan
Bupati Fauzi: Festival Dalang Topeng Jadi Ruang Regenerasi Seni Tradisi
Festival Kebangsaan Banyuwangi Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antar Etnis
Kota Probolinggo Semarak, Pro Night Culture Festival Season 2 Kembali Jadi Magnet Warga

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:40 WIB

Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:39 WIB

Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:39 WIB

Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan

Berita Terbaru

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

Daerah

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Minggu, 1 Feb 2026 - 14:35 WIB