Marak Peminta Uang atau Barang Atas Nama Kajari Sumenep, Trimo: Itu Bukan Saya!

Sabtu, 23 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo.

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Jawa Timur, Trimo memastikan bahwa peminta bantuan baik berupa uang maupun barang berharga lainnya ke sejumlah instansi pemerintah maupun swasta melalui saluran seluler bukanlah dirinya.

“Saya tegaskan, itu bukan saya. Itu orang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan saya atau Kejaksaan (Kejari Sumenep). Mereka berinisiatif sendiri untuk kepentingan pribadi,” kata Trimo, kesal, Jumat (22/9/2023).

Kajari Trimo menyatakan, meminta sumbangan kepada OPD maupun pihak swasta lainnya adalah tindakan melanggar sumpah jabatan yang tidak mungkin dilakukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan dalih apapun, jika ada yang meminta bantuan mengatasnamakan Kajari, Pejabat Kejari serta karyawan lainnya di Kejaksaan Negeri Sumenep, segera laporkan. Akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pintanya.

Sejauh ini, lanjutnya, dirinya belum menemukan bahwa oknum yang mengatasnamakan Korps Adhyaksa tersebut adalah pejabat maupun staf di kantornya. Namun pihaknya terus melakukan pelacakan terhadap informasi yang beredar.

Kajari asal Ponorogo itu mengakui, ada beberapa pejabat daerah maupun dari swasta yang menyampaikan bahwa ada orang yang mengatasnamakan orang-orang Kejari Sumenep meminta bantuan maupun lainnya. Untuknya, tidak sampai diberikan.

“Ada beberapa pejabat menghubungi kami terlebih dahulu sebelum menyetujui permintaan oknum tersebut. Dan kami jawab tidak pernah melakukan itu. Jadi, jangan percaya jika ada oknum yang membawa-bawa nama pejabat di Kejaksaan, itu fitnah keji. Jangan dipercaya, dan kami juga sudah mengeluarkan rilis melalui web Kejari Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM

Berita Terbaru