Menyamar Pakai Celana Kolor Hitam Dua Pencuri Pompa Air Dibekuk

Sabtu, 24 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Ada berbagai cara yang dilakukan pelaku tindak pidana pencurian di kota Surabaya agar terhindar dari pemilik rumah maupun petugas yang akan menangkapnya.

Seperti yang dilakukan dua pria pelaku pencurian di Surabaya ini. Keduanya mempunyai cara unik dalam mencuri, yakni hanya memakai celana kolor hitam dalam setiap aksinya.

Kedua pencuri itu, Suprayitno (38) warga Jalan Bendul Merisi Gg. IV Surabaya dan Mochamad Aris (40) warga Jalan Bendul merisi Gg. II Dalam Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benar saja, alibi mereka jika maling lalu menggunakan kolor hitam akan tidak diketahui. Itu terbukti pada aksi pertamanya, keduanya berhasil menggondol pompa air atau sanyo.

Kepada penyidik, salah satu pelakunya mengakui jika dialah yang mencuri pompa air dan bersembunyi semalaman pada, Senin 28 September 2020 sekitar jam 19.40 WIB, di Jalan Bendul Merisi Selatan Surabaya.

“Hanya spesialis curi sanyo dan pakai kolor warna hitam agar mudah menyamar,” aku pelaku Suprayitno.

Keduanya juga mengaku jika sudah dua kali dan yang kedua ketahuan. Mereka memilih Sanyo karena jualnya mudah, biasanya Rp. 150 ribu rupiah perunit.

Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati mengatakan, mereka ini selalu menyasar rumah kosong dan mencuri pompa air.

Aksi keduanya, mereka mencuri pompa air merk Sanyo milik korban benama Habi yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut.

“Sebelum mencuri, mereka pantau rumah calon korbannya, jika sepi dan kosong baru mereka melancarkan aksinnya,” sebut Masdawati, Sabtu (24/10/2020).

Begitu pula ketika mencuri pompa milik korban ini, ketika ketahuan Satpam dan ditegur mereka mengaku sedang olahraga.

Begitu pula ketika kepergok masuk rumah korban, mereka sembunyi semalaman dengan hanya menggunakan kolor hitam didalam plafon untuk menghindari dari kepungan warga dan anggota.

“Pelaku ini, ketika mencuri di Bendul Merisi Selatan mereka sembunyi semalaman dalam rumah dan hanya memakai kolor hitam,” tambah Masdawati.

Barang Bukti yang disita, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam nomor polisi L-6301-MI, celana pendek warna biru dan kaos warna biru, Sebuah kaos loreng, dan celana kolor warna hitam. (redho)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB