Pembantu Rumah Tangga di Sumenep Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Kamis, 12 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat mengevakuasi korban

Warga saat mengevakuasi korban

SUMENEP, detikkota.com – Mariya (25), seorang pembantu rumah tangga ditemukan tewas di sungai. Mayat Mariya ditemukan warga sekitar pukul 23.00 WIB oleh warga. Rabu (11/11/2020) malam.

Korban yang merupakan warga Dusun Mandala, Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ini ditemukan mengambang di sungai Cangkraman, Desa Kebunan, Kecamatan Kota.

M. Ahya’ (57), suami korban, menceritakan kepada polisi bahwa istrinya menghilang dan tak pulang kerumah usai bekerja. Biasanya setiap hari korban bekerja berangkat pukul 07.00 WIB, dan pulang kerumah pukul 17.00 WIB. Kebiasaan itu dilakoni setiap hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi saat kejadian istri korban tidak pulang ke rumah, akan tetapi korban tidak terlihat datang sehingga saksi yang merupakan suami korban mencari namun tidak diketemukan.

“Pihak keluarga sempat melakukan pencarian. Setelah itu, dengan bantuan warga setempat korban ditemukan telah mengapung di aliran sungai. Melihat hal tersebut saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar dan mengevakuasi korban,” ungkap AKP Widiarti S, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Kamis (12/11).

Atas insiden itu, suami korban menerima dan menyadari bahwa istrinya meninggal merupakan takdir yang maha kuasa. Dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, serta tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun. (Md)

Berita Terkait

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB