Pembentukan Tim Relawan Kampung Tangguh Aceh Tamiang Libatkan Beberapa Komunitas

Rabu, 4 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembentukan Tim Relawan Kampung Tangguh Aceh Tamiang

Pembentukan Tim Relawan Kampung Tangguh Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, detikkota.com – komunitas masyarakat menjadi garda terdepan dalam pencegahan penularan virus corona. Membuka lebar partisipasi masyarakat bagi perencanaan kampung tangguh menjadi kunci pembangunan daerah dimassa Pandemi ini.

Pandemi Covid-19 menyadarkan kita bahwa komunitas masyarakat berperan penting dalam mencegah penularan virus. Karena itu, pemerintah dan lembaga-lembaga sangat mengandalkan komunitas masyarakat dalam upaya penanganan Covid-19.

BPBD Kabupaten Aceh Tamiang adakan pembentukan tim relawan kampung tangguh pada Selasa, (3/11/2020) dihalaman BPBD Aceh Tamiang Desa Tanah Terban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu komunitas Aceh Tamiang, yakni komunitas penghijauan tamiang ikut terlibat dalam pembentukan tim relawan kampung tangguh di Aceh Tamiang.

Dalam Workshop di BPBD tersebut, komunitas penghijauan Tamiang salah satu komunitas yang mendapatkan penghargaan dan berupa tas dan baju dari BPBD dikarenakan mendukung program pembentukan tim relawan kampung tangguh yang diadakan BPBD Aceh Tamiang.

Dalam pembentukan tim relawan kampung tangguh dihadiri Kapolres Aceh Tamiang diwakili Kabag Ops Syukrif dan beberapa elemen komunitas lainnya seperti Babo projeck, pelosok Negeri, ikatan mahasiswa tamiang dan lain-lain.

Dandi Damara ketua Komunitas Penghijauan Tamiang salah satu komunitas yang mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Husni, SP selaku ketua panitia.

Andy Fadillah kasi pencegahan dan kesiapsiagaan mengatakan, ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dari beberapa elemen komunitas Aceh Tamiang terlibat dalam pembentukan tim relawan kampung tangguh.

“Terimakasih para undangan yang hadir diacara ini, komunitas adalah peran penting terhadap masyarakat,” paparnya.

Ia menjelaskan, tujuan nya untuk membentuk suatu pemahaman kepada komunitas tentang bahaya bencana alam dan mempraktekkan atau memberi materi tentang pertolongan pertama di masyarakat.

Dan juga metoda pertolongan di air, dan juga bidang pencegahan, kesiap Siagaan dan pemadam kebakaran. (M.Irwan)

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional
Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk
PBNU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35, Panitia Kecil dan Tim Panel Dibentuk
Gowes Bangkalan–Jombang Semarakkan Harlah ke-92 GP Ansor
Bangkalan Jadi Titik Awal Napak Tilas Harlah ke-92 GP Ansor

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Rabu, 29 April 2026 - 23:17 WIB

Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya

Rabu, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Selasa, 28 April 2026 - 13:41 WIB

Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB