Pembina PD Sumekar, “Kami Sudah Bentuk Tim Khusus”

Senin, 9 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pasca terbongkarnya kasus perselingkuhan Direktur Utama (Dirut) PD. Sumekar, Kabag Perekonomian Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hari ini senin (9/05/2022) membentuk tim khusus.

Hal itu dilakukan setelah menerima laporan atas kasus perselingkuhan Dirut PD. Sumekar Moh Riyadi dengan Fila Fahrika warga Arjasa, yang di grebek warga di salah satu rumah tepatnya Desa Kolor, Kamis malam (05/05/2022).

Surat Perjanjian

Mustangin, selaku Sekretaris dan Pembina PD Sumekar, sudah membentuk tim khusus dan telah memanggil Dirut PD. Sumekar untuk melakukan klarifikasi kebenaran dugaan kasus perselingkuhan yang sudah viral di tengah masyarakat Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah membentuk tim khusus, dan hari ini kami sudah memanggil Direktur PD Sumekar untuk klarifikasi kebenaran viralnya kasus perselingkuhan dirinya dengan seorang warga Kangean,” ujarnya.

Pembina salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini mengatakan bahwa Dirut PD Sumekar tidak datang memenuhi panggilannya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan hal itu akan dibawa ke Bupati Sumenep jika terbukti melakukan perbuatan tersebut.

“Jika Dirut PD. Sumekar terbukti melakukan perbuatan tersebut, maka hasilnya akan kita bawa ke Bupati Achmad Fauzi untuk diberikan sangsi,” ucapnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi

Sangsi tersebut menurutnya, bisa berupa teguran atau sangsi pemecatan dan lainya, karena sudah dianggap sangat mencoreng nama baik Kabupaten Sumenep.

“Maka dari itu, kita masih melakukan tahapan proses pemanggilan dulu terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Secara terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi sudah menerima laporan dan membaca banyaknya berita yang beredar, jika Dirut PD. Sumekar digrebek warga di Desa Kolor karena melakukan perselingkuhan.

Dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena Dirut PD Sumekar kepergok warga telah melakukan perbuatan perselingkuhan.

“Saya selaku Bupati Sumenep menunggu hasil dari tim khusus Perekonomian selaku Pembina PD. Sumekar. Kita tunggu hasilnya dulu seperti apa,” tutup Bupati. (M/Red)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB