Pemerintah Tuntaskan Target Dukungan Akses Internet Bagi 3.126 Fasilitas Layanan Kesehatan

Minggu, 27 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Joko Widodo menyatakan pandemi menjadi momentum untuk melakukan reformasi kesehatan. Salah satunya pencapaian target penyediaan akses internet untuk mendukung layanan kesehatan di 3.126 Puskesmas dan rumah sakit.

“Pandemi memberi banyak pelajaran kepada kita semua kita semakin tahu kelemahan-kelemahan yang harus segera kita perbaiki. Karena itu situasi sulit yang sedang kita hadapi gunakan sebagai momentum untuk melakukan transformasi termasuk dalam reformasi sistem kesehatan di negara kita,” ujar Presiden dalam video Terujung Terkoneksi, yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Kamis (24/12/2020),

Pada bulan Desember 2020 ini, pemerintah telah menuntaskan penyediaan akses internet di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang masih membutuhkan optimalisasi layanan internet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di akhir Desember 2020, pemerintah akan menuntaskan penyediaan akses internet di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan optimalisasi layanan internet,” tutur Johnny G. Plate Menteri Kominfo.

Ketersediaan akses internet di fasyankes diharapkan dapat mendukung program-program kesehatan masyarakat untuk jangka panjang.

Baik penurunan angka kematian ibu dan bayi, mencegah stunting, mendukung Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, dan peningkatan layanan kesehatan melalui telemedicine.

Dalam konferensi pers secara virtual pertengahan Oktober lalu, Menkominfo telah menegaskan komitmen Pemerintah untuk melakukan akselerasi penyediaan akses internet di fasyankes di seluruh Indonesia.

Upaya itu merupakan prioritas yang perlu dilakukan untuk percepatan penanganan Covid-19.

“Khususnya dalam tiga agenda utama yaitu optimalisasi telekomunikasi antar dan intra fasyankes, peningkatan kualitas arus data fasyankes, serta pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis digital khususnya di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal),” urainya.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, Menteri Johnny menunjukkan hingga 31 Desember 2019 terdapat 2.877 rumah sakit dan 10.134 puskesmas di Indonesia.

Dari total 13.011 fasyankes tersebut, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo mengidentifikasi 3.126 fasyankes yang masih membutuhkan optimalisasi layanan internet. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Disorot Media dan Warganet, Polsek Guluk-Guluk Sisir Lokasi Dugaan Sabung Ayam
Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Pastikan Hak Tanah dan Nelayan Tak Terabaikan
Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 21 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Sumenep Turun Langsung Pantau Arus Pagi di Simpang Arya Wiraraja
Pastikan Internal Bersih Narkoba, BNNK Sumenep Tes Urine 29 Personel
Kapolri dan PBNU Perkuat Sinergi, Jaga Kerukunan serta Stabilitas Keamanan Masyarakat
Tiongkok Apresiasi Polri Bongkar Laboratorium Sabu 1,2 Ton di Aceh, 11 Orang Diamankan
Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:53 WIB

Disorot Media dan Warganet, Polsek Guluk-Guluk Sisir Lokasi Dugaan Sabung Ayam

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Pastikan Hak Tanah dan Nelayan Tak Terabaikan

Senin, 2 November 2026 - 13:22 WIB

Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 21 Orang Jadi Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 19:36 WIB

Pastikan Internal Bersih Narkoba, BNNK Sumenep Tes Urine 29 Personel

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Kapolri dan PBNU Perkuat Sinergi, Jaga Kerukunan serta Stabilitas Keamanan Masyarakat

Berita Terbaru