Pemkab Banyuwangi Hadirkan Dokter Spesialis di Puskesmas untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 untuk memperkuat akses layanan kesehatan dengan menghadirkan dokter spesialis di puskesmas. Langkah ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan medis komprehensif tanpa harus ke rumah sakit.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, keberadaan dokter spesialis di puskesmas akan mempersingkat waktu penanganan pasien serta memperkuat kesinambungan antara layanan dasar dan rujukan.

“Dengan kehadiran dokter spesialis di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat,” ujar Ipuk saat meninjau Puskesmas Mojopanggung, Rabu (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, dokter spesialis yang ditugaskan secara bergiliran di 26 puskesmas meliputi spesialis kandungan, jantung, paru, dan rehabilitasi medik.

Menurut Amir, program ini menjadikan puskesmas tidak hanya sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga sebagai pusat layanan kesehatan komprehensif yang terintegrasi dengan rumah sakit daerah.

Selain memperkuat layanan medis, Pemkab Banyuwangi juga mendorong pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat. Hingga saat ini, 36 persen warga telah memanfaatkan layanan tersebut, dengan target capaian 50 persen hingga akhir 2025.

Untuk memperluas jangkauan, tenaga kesehatan juga aktif memberikan layanan jemput bola di berbagai kegiatan masyarakat, seperti Car Free Day (CFD) dan acara komunitas.

Dalam peringatan HKN, Pemkab Banyuwangi turut menyalurkan bantuan paket sembako dari program ASN Berbagi Belanja di Tanggal Cantik (11/11) kepada pasien tuberkulosis (TBC) dan keluarga bayi stunting.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Kasus Suspek Chikungunya Muncul di Sejumlah Wilayah Pamekasan, Dinkes Minta Warga Waspada

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB