Pemkot Surabaya Salurkan Seragam dan Beasiswa ke 6.144 Pelajar Keluarga Miskin

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pembagian perlengkapan tersebut bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Kepala Bapemkesra Kota Surabaya Arief Boediarto.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pembagian perlengkapan tersebut bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Kepala Bapemkesra Kota Surabaya Arief Boediarto.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah gratis dan beasiswa kepada 6.144 pelajar SMA/SMK dan MA sederajat dari keluarga miskin dan pra-sejahtera. Bantuan ini diberikan melalui program Beasiswa Pemuda Tangguh dan dipusatkan di Gelanggang Remaja Surabaya, berlangsung sejak Selasa (22/7/2025) hingga Jumat (25/7/2025).

Setiap siswa menerima satu set seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, kaus kaki, dan bantuan dana pendidikan sebesar Rp200.000 per bulan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pembagian perlengkapan tersebut bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Kepala Bapemkesra Kota Surabaya Arief Boediarto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wali Kota Eri, bantuan ini bertujuan agar siswa dari keluarga kurang mampu tidak merasa minder saat bersekolah karena keterbatasan ekonomi. Ia menyebutkan, bantuan disalurkan berdasarkan data terverifikasi dari kementerian dan Pemkot.

“Masih banyak siswa SMA yang mengenakan seragam SMP karena keterbatasan ekonomi. Alhamdulillah, hari ini mereka menerima perlengkapan sekolah lengkap,” ujar Wali Kota Eri, Kamis (24/7/2025).

Pemkot juga akan menyediakan seragam batik sesuai motif masing-masing sekolah, bekerja sama langsung dengan pihak sekolah untuk pendataan dan pembelian.

Wali Kota Eri menyebut bahwa program ini merupakan bentuk nyata gotong royong warga Surabaya. Ia mengapresiasi masyarakat yang turut berpartisipasi melalui program orang tua asuh, termasuk warga lintas agama.

“Karena kolaborasi warga, beban anggaran Pemkot bisa ditekan. Anggaran awal untuk seragam mencapai ratusan miliar, tapi sekarang lebih efisien,” jelasnya.

Setiap penerima beasiswa wajib melaporkan aktivitas belajar dan perkembangan nilai tiap bulan. Data ini akan disampaikan kepada para orang tua asuh sebagai bentuk transparansi.

Eri Cahyadi, yang juga Ketua Dewan Pengurus APEKSI, menegaskan komitmen untuk memastikan semua lulusan SMP di Surabaya melanjutkan ke jenjang SMA, baik sekolah umum maupun pesantren.

Kepala Bapemkesra Arief Boediarto menjelaskan bahwa sebanyak 6.144 siswa telah lolos seleksi beasiswa dan wajib melakukan daftar ulang serta mendapatkan akses ke sistem pelaporan daring milik Pemkot.

Selain itu, siswa akan dibukakan rekening Bank Jatim untuk penyaluran dana bantuan. Beasiswa ini diberikan hingga maksimal tiga tahun atau hingga lulus SMA/MA sederajat, dan diprioritaskan untuk siswa dari keluarga ber-KTP Surabaya yang masuk kategori miskin atau pra-sejahtera.

Tahun ini, dari sekitar 12.000 pendaftar online, hanya 6.144 yang lolos seleksi. Mereka yang tidak lolos umumnya berasal dari keluarga yang sudah dinilai sejahtera berdasarkan data Dinsos.

Pemkot mengalokasikan anggaran sekitar Rp60 miliar per tahun untuk program ini, mencakup seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 3, dengan total sekitar 21.000 penerima.

Arief berharap jumlah penerima terus menurun seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyebut bahwa produksi seragam dan sepatu melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Dimas Kurniawan, siswa kelas X SMKN 2 Surabaya, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.

“Senang dan sangat bersyukur karena bisa membantu orang tua. Terima kasih untuk Bapak Wali Kota atas bantuan seragam dan dana pendidikan ini,” ungkapnya.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
87 Siswa KPM Ikuti Cerdas Cermat Hak Anak di Kota Probolinggo
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Eri Cahyadi Pesan Mahasiswa Baru ITS Kritis Hadapi Perkembangan AI
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Eri Cahyadi ke MPLS SRT 2 Surabaya: Pemimpin Harus Punya Jiwa Sosial
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:24 WIB

87 Siswa KPM Ikuti Cerdas Cermat Hak Anak di Kota Probolinggo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Eri Cahyadi Pesan Mahasiswa Baru ITS Kritis Hadapi Perkembangan AI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB