Perahu Pengangkut Sembako Karam di Pulau Kangean Sumenep, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sebuah video yang merekam peristiwa perahu pengangkut sembilan bahan pokok (sembako) karam di perairan Pulau Kangean, Kecamatan Kangangan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur beredar luas. Dalam video itu, terlihat 3 anak buah kapal (ABK) panik saat air laut masuk ke dalam lambung kapal.

Informasi yang dihimpun di lapangan, awalnya perahu bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju Pelabuhan Kayu Waru, Pulau Kangean. Sebelum sampai di pelabuhan tujuan, perahu mengalami mati mesin. Perahu pun terseret arus dan tersangkut karang hingga akhirnya karam.

ABK dibantu nelayan setempat berhasil menyelamatkan sebagian sembako. Sementara perahu ditarik ke pelabuhan untuk diperbaiki.
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko membenarkan kejadian itu. “Awalnya, perahu tidak ada kendala. Namun saat tinggal beberapa mil untuk sampai di tujuan, perahu tiba tiba mengalami mati mesin,” kata Edo, Kamis (23/2/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ombak yang cukup besar membuat perahu terombang-ambing. Bahkan,air luat masuk hingga menyebabkan perahu karam. “Muatan sembako sebagian juga hanyut terbawa arus. Karena posisinya sudah dekat dengan pelabuhan, sebagian nelayan datang untuk membantu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Agar tidak terjadi kejadian serupa, lanjut Edo, warga diimbau waspada dan memeriksa persiapan sebeluml berlayar. Mengingat wilayah laut Kabupaten Sumenep saat ini sedang mengalami anomali cuaca hidrometeorologi yang mengakibatkan cuaca tidak menentu.(red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB