Polisi Gerebek Kafe Planet Rasa Sayang, 10 Orang Diamankan

Sabtu, 19 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Gerebek Kafe Planet Rasa Sayang

Polisi Gerebek Kafe Planet Rasa Sayang

SURABAYA, detikkota.com – Kafe Planet Rasa Sayang di kawasan Sememi, Benowo, Surabaya dirazia petugas gabungan, Jumat (18/12/2020) malam. Sepuluh orang diamankan.

Penggerebekan dipimpin Kapolsek Benowo Kompol Hakim bersama Satpol PP. Saat petugas sampai di lokasi, kafe tersebut terlihat tertutup, namun di dalamnya masih tetap beroperasi.

“Benar, saat kami sampai di sana, tampilan luar seakan-akan tertutup. Tapi setelah kami cek, ternyata ada aktivitas di dalamnya,” ungkap Hakim, Sabtu (19/12/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 10 orang yang kami amankan. Kami data, kemudian nanti di swab. Sementara saat ini masih proses pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Hakim mengatakan saat penggerebekan itu ada beberapa orang yang mencoba menghindar dari pemeriksaan petugas. Namun karena sudah diblokade akhirnya tidak ada yang bisa lari.

Sepuluh orang yang diamankan, rencananya akan dilakukan sidang tipiring pada bulan Januari mendatang di Polrestabes Surabaya. Selanjutnya mereka akan di tes swab di Puskesmas Sememi.

“Kalau nanti kami ketahui buka lagi, ya sesuai Perwali 33 tahun 2020 akan kami beri police line atau garis polisi,” tegas Hakim.

Ia mengatakan penindakan ini merupakan rangkaian dari operasi yustisi protokol kesehatan (prokes), sekaligus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Hakim menegaskan tidak akan padang bulu. Apabila menemukan pelanggaran mengenai prokes akan dilakukan penindakan sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada masyarakat supaya benar-benar mentaati peraturan pemerintah terkait Covid-19. Cuci tangan, jaga jarak, dan tak lupa memakai masker. Jangan berkerumun,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB