Polresta Malang Kota Luncurkan Aplikasi Jogo Malang Presisi Berbasis WhatsApp

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Kapolres Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono melakukan penandatanganan MoU .

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Kapolres Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono melakukan penandatanganan MoU .

MALANG, detikkota.com – Polresta Malang Kota meluncurkan aplikasi layanan publik terbaru, Jogo Malang Presisi berbasis WhatsApp, di Ballroom Sanika Satyawada, Kamis (7/8/2025). Aplikasi ini merupakan pengembangan dari sistem Jogo Malang Presisi yang pertama kali dikenalkan pada 2015, kini dengan fitur yang lebih modern dan praktis melalui platform perpesanan WhatsApp.

Peluncuran ini dihadiri oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, jajaran Forkopimda, serta para pemangku kepentingan terkait. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu memberikan apresiasi atas inovasi yang dinilai adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Pendekatan lewat WhatsApp ini sangat relevan karena sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa lebih mudah melapor dan mendapatkan respons cepat,” ujar Wahyu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kehadiran aplikasi ini juga mendukung visi Pemerintah Kota Malang dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warganya, yang diyakini akan berdampak positif terhadap sektor ekonomi, investasi, dan kesejahteraan umum.

“Apalagi inovasi ini juga telah diapresiasi KemenPANRB dan Mabes Polri. Ini menunjukkan kualitas dan dampaknya nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menjelaskan bahwa aplikasi ini dilengkapi dengan fitur panic button dan pelacakan lokasi yang memungkinkan petugas terdekat segera merespons laporan. Dengan kekuatan 900 personel yang terhubung secara sistematis, laporan masyarakat bisa ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

“Setiap personel kami termonitor posisinya. Ketika ada laporan masuk, petugas terdekat akan langsung menuju lokasi kejadian,” jelas Nanang.

Tak hanya untuk kasus kriminal, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melaporkan insiden non-kriminal seperti pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya. Hal ini dimungkinkan melalui kerja sama dengan dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Selama peluncuran, dilakukan simulasi penggunaan aplikasi. Masyarakat cukup mengirim pesan ke nomor WhatsApp 081137802000 dengan mengetik ‘POLRI’, lalu akan muncul pilihan menu layanan. Laporan bisa disampaikan melalui teks, voice note, atau berbagi lokasi.

Dengan peluncuran aplikasi ini, Polresta Malang Kota berharap tercipta sinergi lebih erat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru