Ponsel Sering Hilang di Masjid Sunan Ampel Ternyata Pria Ini Pelakunya

Jumat, 7 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pencuri yang biasa beraksi di area masjid Ampel Surabaya pada, Kamis 28 April 2021 pukul 21.00 WIB, dibekuk. Berkat kejelian pengurus masjid, aksi pencurian itu dapat digagalkan.

Pelakunya Yasin (45) warga Dusun Jaddih Utara Socah Kabupaten Bangkalan Madura yang tak punya tempat tinggal tetap di Surabaya.

Yasin ini dapat dibekuk, berawal pada pukul 23.30 WIB, unit Reskrim mendapat informasi dari Abdi Sunan Ampel Surabaya bahwa telah diamankan pelaku pencurian diteras Masjid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya unit Reskrim Polsek Semampir mendatangi lokasi tersebut dan ternyata pelaku atas nama Yasin sudah diamankan dikantor informasi, dan Polisi langsung mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polsek Semampir.

Kapolsek Semampir Kompol Agus Ariyanto mengatakan, awalnya, pelaku berangkat ke Maejid Ampel dan setelah sampai, pelaku langsung melaksanakan sholat Isak.

Usai itu, pelaku melihat ada orang tidur di serambi Masjid Ampel dan disampingnya terdapat Tas Slempang warna Coklat. “Melihat itu, pelaku mendekati dan pura-pura tidur didekat tas milik korban,” kata Agus Ariyanto, Jumat (7/5/2021).

Pelaku yang ikutan tidur, lalu menutupi tas dengan shal milik pelaku dan meraba-raba isi tas, karena pelaku sudah termonitor oleh CCTV dan sering beroprasi di Ampel selanjutnya Abdi Ampel mendatangi pelaku yg sedang meraba tas.

“Saat itu juga dia kepergok Abdi Maajid, lalu diamankan ke kantor informasi,” tambah Kapolsek.

Dari hasil introgasi terhadap tersangka bahwa sudah 4 kali melakukan pencurian barang berupa Handphone milik para peziarah di Area Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya.

Rinciannya, pada Januari 2021 sekira pukul 23.00 WIB pelaku berhasil mengambil HP merk XIOMI milik peziarah diteras Masjid Ampel Surabaya, dan HP.dijual di pasar Gembong Surabaya seharga Rp. 225.000.

Pada Januari 2021 sekira pukul 02.30 WIB pelaku berhasil mengambil HP merk Samsung Not milik peziarah diteras Masjid Ampel Surabaya, dan HP dijual di pasar Gembong Surabaya laku seharga Rp. 375.000.

Pada Minggu, 25 April 2021 sekira pukul 23.00 WIB pelaku berhasil mengambil Handphone Merk VIVO Y 19 diteras masjid Ampel surabaya dan HP tersebut tidak dijual dipakai sendiri dan sekarang disita.

Terakhir, pada Kamis 29 April 2021 sekira pukul 22.40 WIB, pelaku mengambil 1 buah tas berisi 1 Handphone Merk Xiomi watna Coklat muda akan tetapi pelaku berhasil ditangkap oleh Abdi masjid Sunan Ampel Surabaya.

Barang bukti yang diamankan, 1 buah HP Merk Siome, 1 buah tas slempang warna coklat, 1 buat shal warna Biru muda dan 1 buah HP Vivo y.19 warna spring white.
(Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB