Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Tenang Hadapi Gejolak Global

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, 6 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, 6 Agustus 2025.

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan tetap tenang dan fokus menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global. Hal ini disampaikan saat Presiden memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Dalam pengantarnya, Presiden mengingatkan para menteri Kabinet Merah Putih mengenai dinamika global yang semakin kompleks sejak awal masa pemerintahannya. Ia merujuk pada sejumlah konflik yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia, termasuk di Ukraina, Timur Tengah, Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah.

“Perang dan konflik masih terjadi di banyak wilayah. Ribuan korban, termasuk perempuan dan anak-anak, berjatuhan di depan mata dunia,” ujar Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden juga menyoroti meningkatnya ketegangan di kawasan Asia, termasuk di lingkungan ASEAN. Menurutnya, Indonesia akan terus memainkan peran aktif dalam upaya menjaga perdamaian kawasan melalui kerja sama regional.

“Kita akan terus mendukung peran ASEAN dalam mencari solusi damai, terutama untuk negara-negara tetangga yang terdampak konflik,” tegasnya.

Selain isu geopolitik, Presiden Prabowo juga menyinggung dampak ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan proteksionisme sejumlah negara besar, termasuk Amerika Serikat. Di tengah situasi tersebut, ia memastikan bahwa pemerintah akan bersikap tenang, rasional, dan tidak gegabah dalam merespons tantangan.

“Kondisi geoekonomi dunia semakin rumit, termasuk akibat tarif dagang yang diterapkan oleh AS. Tapi kita akan hadapi semua ini dengan kepala dingin,” ucap Presiden.

Presiden menutup arahannya dengan mengajak seluruh jajaran kabinet untuk tetap fokus dalam menjaga stabilitas dalam negeri serta terus bekerja demi kepentingan nasional di tengah tekanan global yang semakin besar.

Berita Terkait

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang
Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026
Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR
Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah
Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi
Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi
6.047 Jemaah Umrah Telah Kembali, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Sementara
Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah, Keamanan WNI Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WIB

Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:14 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53 WIB

Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Berita Terbaru