Risma Ajak Warga Jaga Kota Surabaya

Selasa, 20 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deklarasi Jogo Suroboyo Damai di Balai Kota Surabaya

Deklarasi Jogo Suroboyo Damai di Balai Kota Surabaya

SURABAYA, detikkota.com – “Silahkan menyampaikan pendapat unjuk rasa, tapi jangan rusak Surabaya dan jangan rusak anak-anak Surabaya” kata Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, pagi ini, bersama Forkopimda saat Deklarasi Jogo Suroboyo Damai di Balai Kota Surabaya.

Dalam kesempatan ini, Risma juga mengajak semua warga Surabaya untuk menjaga kampung masing-masing. Termasuk, menjaga anak-anak Surabaya agar tidak ikut kegiatan yang mereka belum mengerti.

“Terima kasih warga Surabaya berkat kampung tangguh, kita bisa hadapi pandemi. Kita pertahankan kondisi ini agar pandemi bisa selesai,” Tri Rismaharini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapannya, ekonomi bisa tumbuh dan lapangan pekerjaan bisa muncul. Ketika lapangan kerja dibuka luas, kota ini menjadi aman.

Risma juga menekankan agar menyampaikan pendapat dengan baik dan tidak merusak fasilitas umum. Karena pembangunan di Surabaya menggunakan uang pajak dan retribusi warga.

“Di Surabaya, pendidikan gratis. Puluhan ribu lansia diberikan makan. Kerusakan fasum akan akan memberikan kesulitan. Karena uang pajak itulah yang kami gunakan untuk mengganti fasum yang rusak,” kata Risma.

Tidak hanya itu, kata Risma, warga disabilitas Surabaya juga diberikan pekerjaan oleh Pemkot Surabaya.

Mereka juga warga Surabaya yang berhak mendapatkan perlindungan. Untuk itu, Risma mengajak semua pihak menjaga kota.

“Karena hak tiap orang harus dihargai. Tidak bisa seenaknya sendiri. Karena itu saya berharap, hak warga Surabaya juga bisa terpenuhi untuk hidup normal dan damai,” terangnya.

Di akhir acara, Risma kembali menekankan untuk tidak melibatkan anak-anak dalam unjuk rasa.

“Kenapa harus melibatkan anak-anak yang belum mengerti apa-apa. Hancur hati saya jika anak-anak diajak untuk sesuatu yang mereka belum mengerti dan masa depannya dihancurkan,” kata Risma. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru