Sejak Dipimpin dr. Erliyati, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Terbukti Terus Berkembang

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Erliyati, M.Kes, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

dr. Erliyati, M.Kes, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Keseriusan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terus berkembang ke arah yang positif. Tujuannya adalah untuk mempermudah dan membantu pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan, dengan adanya beberapa layanan yang eksistensi.

Sejak kepemimpinan Direktur, dr. Erliyati, M.Kes, keseriusan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terbukti selalu ada inovasi, seperti layanan Meja Konsultasi Mobile JKN yang diterapkan sejak 09 Desember 2024 sudah bisa dirasakan sangat membantu masyarakat.

“Meja konsultasi MJKN ini hadir sebagai komitmen kami, dalam memberikan kemudahan kepada pasien, khususnya yang ingin mendaftar ke Poliklinik,” tandas Kasi Informasi, Erfin Sukayati M.Kes, Rabu (28/05/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, menurut Erfin, Pihak BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN-KIS telah mewajibkan Rumah Sakit agar menerapkan antrian online melalui Mobile JKN.

“Kita tentu menyadari bahwa banyak masyarakat kita yang belum familiar dengan aplikasi ini, sehingga kami merasa harus menghadirkan layanan ini untuk memberikan kemudahan,” lanjutnya

Selain itu, Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga telah lama menyediakan unit layanan Insatalasi Peduli Pelanggan yang lokasinya berada di timur IGD atau berada persis di sebelah pos security pintu masuk area rawat inap.

“IPP ini juga perlu kami jelaskan kembali, hadir untuk membantu pasien mengatasi kendala apapun yang ada di Rumah Sakit. Jadi sebenarnya pasien tidak perlu meminta bantuan ke orang lain, cukup ke IPP pasti dilayani dan dibantu permasalahannya,” tegasnya.

Apalagi menurut Erfin, IPP ini juga telah terintegrasi dengan unit Pelayanan Informasi BPJS Kesehatan dan petugasnya sudah tersertifikasi BNSP. Jadi pasien peserta JKN-KIS ataupun UHC tidak perlu khawatir, semua dapat dibantu oleh IPP.

Selain di jam kantor, Layanan IPP juga tersedia melalui layanan telpon yang tersebar di seluruh unit layanan agar mudah diakses oleh pasien berkat kemudahan layanan tersebut semakin memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang semakin kritis dan sudah terbiasa dengan layanan yang cepat.

“Mudah dan tidak banyak menyita waktu khususnya dalam melengkapi administrasi yang selama ini seringkali menjadi miskomunikasi petugas dengan pasien dan keluarganya,” kata Erfin.

Hariyanto, salah seorang warga kecamatan Dasuk yang mengaku seringkali mengantar tetangganya untuk berobat ke RSUD tersebut, merasa terbantu dengan mudahnya pelayanan saat ini.

“Dengan pelayanan yang mudah tentunya sangat dirasakan oleh masyarakat khususnya pasien yang seringkali terkendala pengurusan administrasi yang kadang harus mondar-mandir untuk mengurus administrasi,” ujar Hariyanto.

Sebab, masyarakat khususnya warga pedesaan ketika ke rumah sakit inginnya segera ditangani dengan cepat oleh petugas dan tidak mau tahu bagaimana prosedur pengurusan administrasinya.

“Ketika merasa cepat dilayani dan tidak banyak berurusan dengan administrasi itu sudah sangat memuaskan bagi masyarakat,” tandas bapak dua anak ini.

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru