Sipir Rutan Sumenep Terjerat Kasus Narkoba

Rabu, 13 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan barang bukti sabu dari kasus yang telah berkuatan tetap oleh Kejari Sumenep.

Pemusnahan barang bukti sabu dari kasus yang telah berkuatan tetap oleh Kejari Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Sipir Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Sumenep terjerat kasus narkotika yang saat ini telah ditangani Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Jawa Timur.

Dalam Surat Perintah Nomor W.15-KP 04.01-3538 tertanggal 1 Desember 2023 yang dikeluarkan Kanwil Kemenkum HAM Jatim menyebutkan bahwa sipir Rutan Kelas IIB Sumenep yang terjerat kasus narkoba bernama Bambang Supriyadi, petugas pengolah makanan.

Bambang terbukti melalukan pelanggaran disiplin pegawai karena menjadi perantara dan mengonsumsi narkoba di Rutan Kelas II-B Sumenep. Karena itu, Bambang dikenakan sanksi hukuman disiplin berupa pembinaan di Kanwil Kemenkum HAM Jatim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Ridwan Susilo membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, k tersebut terungkap saat semua petugas rutan dites urine.

”Tes urine itu dilakukan pada akhir November. Ternyata ada sipir yang positif,” ungkapnya, Rabu (13/12/2023).

Kasus tersebut dilaporkan ke Kanwil Kemenkum HAM Jatim untuk segera dilakukan langkah tindak lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumenep memusnahkan barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 2 kilogram, Kamis (7/12/2023). Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas peredaran narkoba di wilayahnya. Sebab, jika dibiarkan dikhawatirkan akan merusak generasi muda di Sumenep. Apalagi, peredaran barang haram tersebut mulai menyasar semua wilayah di daratan maupun kepulauan.

Di sisi lain, Bupati Fauzi mengapresiasi kinerja aparat yang telah banyak mengungkat kasus narkoba. Termasuk mengamankan para pelaku.

”Saya harap ke depan tingkat kriminal penyalahgunaan narkoba makin berkurang,”kata Bupati.

Menurutnya, untuk mencegah peredaran narkoba tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun aparat berwenang. Namun  peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Karena itu, Bupati mengajak masyarakat bersama-sama mencegah masuknya sabu-sabu ke Sumenep.

”Mari kita bersama-sama menyosialisasikan agar masyarakat patuh terhadap penegakan hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jual Beli Pil Y Terbongkar di Gapura, Polresta Sumenep Amankan 311 Butir
Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih
FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Jual Beli Pil Y Terbongkar di Gapura, Polresta Sumenep Amankan 311 Butir

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Berita Terbaru