Siswa Baru SMA Puncak Darussalam Diperkenalkan E-Nuqood dan Dibimbing Tata Cara Wudhu serta Sholat

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Memasuki hari keempat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Pondok dan Sekolah (MPLPS), siswa baru SMA Puncak Darussalam dikenalkan dengan penggunaan kartu elektronik E-Nuqood. Kartu ini menjadi alat transaksi non-tunai bagi santri Pondok Pesantren (PP) Puncak Darussalam, Palengaan, Pamekasan, serta berfungsi sebagai identitas digital dalam berbagai kegiatan pesantren.

Ustad Mahbub selaku pemateri menyampaikan bahwa E-Nuqood dirancang untuk mengurangi risiko kehilangan uang tunai di kalangan santri dan mempermudah pengawasan pengeluaran oleh wali murid. “Kartu ini juga digunakan sebagai alat absensi kegiatan Ubudiyah, pembangunan karakter (character building), serta izin keluar masuk lingkungan pesantren. Semua informasi itu dapat diakses langsung oleh wali santri melalui sistem daring,” jelasnya.

Setelah sesi pengenalan E-Nuqood, kegiatan MPLPS dilanjutkan dengan bimbingan tata cara wudhu dan sholat yang disampaikan oleh Ustad Irfandi, Wakil Ubudiyah PP. Puncak Darussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembekalan ini penting diberikan sejak awal karena menjadi dasar sahnya ibadah santri. “Masih banyak siswa baru yang belum memahami tata cara wudhu dan sholat yang benar. Jika wudhunya tidak sah, maka sholatnya pun tidak sah. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk membimbing mereka,” ujarnya.

Di akhir sesi, Ustad Irfandi menyampaikan pesan dari Pengasuh PP. Puncak Darussalam, KH. Abdul Hannan Tibyan. “Sholat adalah tiang agama. Jika sholatnya baik, maka perbuatan lainnya juga akan baik. Sebaliknya, jika sholatnya rusak, maka rusak pula perbuatan lainnya,” tuturnya mengutip pesan tersebut.

Berita Terkait

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta
Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak
Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik
Seorang Siswa MTsN 3 Banyuwangi Raih Medali Perak di IJSO 2025 Rusia
Ratusan Siswa SDN Tamberu 2 Pamekasan Terdampak Sengketa, Pembangunan Sekolah Baru Segera Diusulkan
“Benarkah Sekolah Indonesia Makkah Dikelola Secara Semrawut?, Dugaan Pelanggaran Administratif, Konflik Kepemimpinan, hingga Ketidaksesuaian Regulasi Saudi”

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:52 WIB

H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:58 WIB

Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:42 WIB

Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB