Surabaya Terima Kunjungan Delegasi UNICEF Australia dan Qantas, Dorong Status Kota Layak Anak Dunia

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi kunjungan Delegasi UNICEF Australia dan Qantas di Balai Pemuda Surabaya.

Dokumentasi kunjungan Delegasi UNICEF Australia dan Qantas di Balai Pemuda Surabaya.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya menerima kunjungan delegasi UNICEF Australia dan perwakilan Qantas (AUSNATCOM) di Balai Pemuda, Selasa (8/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami perkembangan partisipasi anak dan komitmen Kota Surabaya dalam mewujudkan predikat Kota Layak Anak (KLA) Paripurna.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, menjelaskan bahwa delegasi UNICEF Australia ingin mendengarkan langsung suara anak-anak Surabaya sebagai bentuk pendampingan menuju status KLA Paripurna.

“UNICEF terus memberikan pendampingan agar Surabaya naik kelas dari Kota Layak Anak kategori utama menjadi paripurna. Bahkan tahun lalu, anak-anak kita sempat menyampaikan aspirasinya di Kota Jinan, Tiongkok,” ujar Ida.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kunjungan dimulai sejak pagi hari, termasuk ke Posyandu Kusumajaya 7 di Pucang Sewu dan SDN Kertajaya 4 Surabaya. Di lokasi tersebut, delegasi melihat langsung pelayanan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta program pencegahan bullying di sekolah.

Kunjungan dilanjutkan ke Balai Pemuda, di mana para tamu disambut Forum Anak Surabaya (FAS). Di sini, anak-anak memaparkan keterlibatan mereka dalam proses pembangunan kota, mulai dari Musrenbang hingga diskusi bersama DPRD.

Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa, Tubagus Arie Rukmantara, menyampaikan bahwa Qantas dan UNICEF Australia ingin melihat dampak jangka panjang dari kontribusi yang selama ini telah diberikan pada program pemberdayaan anak di berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Surabaya dipilih karena memiliki tingkat partisipasi anak yang luar biasa dan menjadi kandidat Kota Layak Anak Dunia. Qantas ingin melihat sendiri seperti apa siklus kehidupan anak di sini,” terang Arie.

Ia menambahkan bahwa delegasi diajak menyaksikan bagaimana Pemkot Surabaya melakukan pendekatan berbasis siklus hidup, mulai dari pelayanan Posyandu, edukasi gizi, hingga pelibatan anak dalam pembangunan kota.

Tak hanya itu, delegasi juga mengunjungi Podcast Siaran Arek Surabaya sebagai salah satu media ekspresi dan komunikasi anak-anak di kota ini.

“Kami ingin mereka memahami bagaimana intervensi terhadap anak di Surabaya dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemkot, pemprov hingga pemerintah pusat, bekerja sama dengan UNICEF,” jelasnya.

Arie berharap, setelah kunjungan ini, Qantas dan UNICEF Australia dapat menyebarluaskan kisah sukses partisipasi anak di Surabaya ke dunia internasional, termasuk dalam bentuk tayangan video di pesawat-pesawat Qantas.

“Harapannya, dunia bisa melihat betapa hebatnya perkembangan anak-anak di Surabaya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang
Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026
Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR
Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah
Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi
Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi
6.047 Jemaah Umrah Telah Kembali, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Sementara
Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah, Keamanan WNI Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WIB

Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:14 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53 WIB

Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Berita Terbaru