Tunjukan Toleransi Beragama Satgas Bantu Warga Bersih-Bersih Gereja

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Satgas pamtas Yonif RK 744/SYB Pos Dafala Bersih-Bersih Gereja
bersama warga

Personil Satgas pamtas Yonif RK 744/SYB Pos Dafala Bersih-Bersih Gereja bersama warga

BELU, detikkota.com – NTT Untuk menunjukkan rasa toleransi antar umat beragama, personil Satgas pamtas Yonif RK 744/SYB Pos Dafala dibawah pimpinan Lettu Inf I Gusti Saputra S,H bersama personilnya bergabung bersama warga Jemaat malaksanakan pembersihan Halaman Gereja Stasi dafala di desa Dafala, kecamatan tasifeto timur, kabupaten belu, Rabu (4/11/2020).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/11/2020).

Dikatakannya, kebersihan rumah ibadah umat Kristiani perlu dijaga agar saat jemaat beribadah akan memberi rasa aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gereja adalah salah satu sarana beribadah bagi umat Kristen, penting dijaga kebersihannya agar memberikan rasa nyaman bagi setiap jemaat yang beribadah. Demikian pula dengan tempat ibadah-ibadah lainnya,” jelasnya.

Terpisah, Dankipur 3 pos Dafala Lettu (Inf) I Gusti Saputra, S.H. bahwa kebersihan rumah-rumah ibadah seperti Gereja, Masjid, Pura adalah hal yang mutlak dan harus dilaksanakan, personil Satgas pos Dafala dan Jemaat Gereja saling bahu membahu melaksanakan pembersihan di dalam maupun di dalam gereja.

Atas keterlibatan TNI dalam pembersihan tersebut, Bapak Frans Bouk selaku Ketua Jemaat Gereja dafala mengucapkan terimakasih kepada anggota Pos Dafala.

“Terima kasih banyak kepada seluruh personil Pos dafala yang telah turut serta membantu membersihkan Gereja. Pertemuan ini adalah bentuk toleransi umat beragama karena kami tahu personil Pos yang ikut melaksanakan pembersihan ini tidak semuanya beragama Kristen,” ujarnya.

Sementara itu Dansatgas kembali mengatakan, kegiatan semacam ini bukan hal yang pertama namun sudah dan sering dilaksanakan di seluruh pos jajaran kami.

“Kami di dalam melaksanakan tugas di perbatasan RI-RDTL ini tidak membeda-bedakan agama, suku, ras dan lain sebagainya karena kami hadir untuk semua kalangan dan kebebasan memeluk agama dan menjalankan ajaran agamanya masing-masing juga harus dihormati,” tegasnya.

Disimpulkannya, Kita semua adalah sama-sama ciptaan Tuhan dan kita semua adalah saudara.

Oleh karena itu kita harus saling membantu serta harus saling menghargai antara satu dengan yang lainnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Damai Berkelanjutan
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Sinergi Jogo Jatim
PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca
Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir
Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Damai Berkelanjutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Sinergi Jogo Jatim

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:21 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:27 WIB

Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola

Berita Terbaru