Untuk Kedua Kalinya, Pelaku Pemukulan Mangkir Dari Panggilan Polisi

Selasa, 30 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – SYD warga Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, terduga terlapor kasus tindak pidana pemukulan telah dua kali mangkir dari pemanggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskim) Polsek Kota Sumenep Ipda Abu Hairi mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, terlapor saat ini sedang bekerja di Ibu Kota Jakarta.

“Saya sudah melakukan upaya pemanggilan namun katanya dari pihak keluarganya sudah berangkat ke jakarta kerja,” katanya, Senin (29/08/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi ini tentu sangat menghambat proses hukum yang dilakukan oleh Polsek Kota Sumenep. Terbukti selang sebulan lamanya sejak peristiwa pemukulan terhadap korban bernama Asad Fitrio Pringgodani (20) warga Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, belum juga naik ke penyidikan dan belum terdapat satupun tersangka.

SYD diketahui bersama teman-temannya diduga melakukan pemukulan pada Kamis 07 Juli 2022 sekira pukul 02.00 dini hari saat korban bersama satu teman lainnya baru keluar dari Mr Ball Lounge and Billiard.

“Jadi kendala kami karena masih belum ketemu dan saat ini status yang bersangkutan masih diduga terlapor,” jelasnya.

Namun, pihaknya berjanji akan terus berupaya melakukan pemanggilan terhadap terlapor sesuai peraturan Perundang-undangan, dengan tujuan memberikan kepastian hukum terhadap pelapor.

“Kalau kami sudah ketemu kami akan jemput paksa intinya kami akan berusaha, Kalau semisal nanti tidak pulang kami akan tetap upayakan untuk memanggil keluarganya,” terangnya.

Abu Hairi juga menjelaskan pihaknya belum memasukkan terlapor kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dengan dalih yang bersangkutan belum memberikan keterangan apapun kepada penyidik dan masih berstatus diduga terlapor.

Pihaknya berharap keluarga terlapor dan masyarakat dapat membantu Kepolisian, untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan terlapor agar dapat segera ditindak lanjuti.

“Ayo kami minta dukungan dari semua pihak kalau memang dari kita-kita ini mengetahui keberadaan dia (terlapor), dimana dan informasikan kepada kami dan kami akan segera meluncur,” tandasnya. (Red)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:33 WIB

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru