Wali Kota Surabaya Nonaktifkan Sementara Admin Medsos Pribadi yang Viral

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan keterangan terkait admin media sosial pribadinya di Balai Kota Surabaya, Senin (3/11/2025).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan keterangan terkait admin media sosial pribadinya di Balai Kota Surabaya, Senin (3/11/2025).

SURABAYA, detikkota.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menonaktifkan sementara admin media sosial pribadinya, Hening Dzikrillah, setelah ucapan candaan Hening saat jeda siaran langsung menjadi viral. Eri menyebut langkah tersebut dilakukan agar yang bersangkutan dapat memperbaiki diri.

“Jadi kemarin sempat viral admin saya, Mbak Hening, karena ada kalimat yang tidak pantas keluar saat bercanda. Itu khilaf, salah,” ujar Eri saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Senin (3/11/2025).

Eri mengatakan, dirinya baru mengetahui insiden tersebut sepulang dari Konferensi Asia Afrika di Blitar. Setibanya di kantor, ia menerima surat pengunduran diri dari Hening melalui Sekretaris Daerah (Sekda). Namun, Eri menolak pengunduran diri tersebut karena menilai Hening masih perlu diberi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau anak muda mengalami kegagalan, jangan dibunuh karakternya. Kita harus bantu mereka bangkit dan yakin,” tegasnya.

Menurut Eri, Hening merupakan sosok muda yang kreatif dan berkomitmen tinggi dalam mengelola akun media sosial miliknya. Ia juga menekankan bahwa penggunaan media sosial oleh pihaknya bertujuan untuk edukasi publik, bukan sekadar pencitraan.

“Akun Instagram saya digunakan untuk mengajak masyarakat berzakat, kerja bakti, dan mengikuti program Pemkot Surabaya. Jadi bukan untuk popularitas,” jelasnya.

Terkait pernyataan yang viral, Eri menjelaskan bahwa candaan itu terlontar tanpa sengaja karena mikrofon siaran langsung tidak dalam posisi mute. “Dia bercanda dengan timnya, tapi tidak sadar mikrofonnya masih aktif. Namanya anak muda, kadang teledor,” katanya.

Meski demikian, Eri menilai kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga. “Ketika anak muda mengalami kegagalan, itu awal dari keberhasilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penonaktifan sementara dilakukan agar Hening memiliki waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri. “Saya nonaktifkan sementara supaya dia bisa menenangkan diri dan belajar menghadapi kenyataan,” katanya.

Saat ini, kata Eri, Hening tengah menenangkan diri dan berencana menjalankan ibadah umrah. “Insyaallah dia umrah dulu. Saya sampaikan, dia harus tetap kuat dan menyelesaikan masalahnya,” tuturnya.

Eri berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi generasi muda agar tidak takut berbuat salah selama berani bertanggung jawab. “Setiap manusia pasti punya kekurangan, tapi keberanian menghadapi kesalahan adalah kunci menuju kesempurnaan,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Sur

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru