Warga Kelurahan Kebalen Resah Dan keluhkan Petugas Koperasi Saat Menagih Malam Hari

Minggu, 20 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Seorang warga diresahkan oleh penagih hutang yang mengatasnamakan Koperasi simpan pinjam, dengan nama Bangun Jaya Bersama. Bank mingguan ini tak segan-segan menagih di saat malam hari. Seperti pada Sabtu (19/03/2022) kemarin di Kelurahan kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Jalan Komplek ruko Brawijaya No 3. Depan Polresta Banyuwangi.

Dari saksi mata, dan sekaligus seorang Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) Aldi menjelaskan, kejadian tersebut berawal datangnya 4 pria berpakaian rapi, layaknya pegawai kantor, dia masuk ke warung disebelahnya.

“Selang beberapa menit 4 pegawai itu masuk, lalu saya dengar ada suara ribut terjadi didalam warung rumah makan sebelah saya pas, akhirnya saya hampiri, ternyata 4 pria tadi pegawai koperasi yang sedang menagih kepada nasabahnya, saya lihat pegawai itu dengan memaksa cara menagihnya, dan misu-misu (berkata tidak pantas) gitu,” terang Aldi selaku saksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena melihat pegawai koperasi simpan pinjam itu arogan, Aldi langsung menegaskan pada pegawai itu untuk tidak arogan saat menagih nasabah, sebab saat itu sudah malam.

“Apakah ini jam kerja kalian menagih di malam hari, mereka tetap ngotot untuk menagih, akhirnya saya melaporkan ini kepada Aliansi SNI, agar masalah ini bisa terselesaikan secara baik-baik, Alhamdulilah Aliansi SNI bisa menyelesaikan semuanya dengan cara baik-baik dan berakhir tidak terjadi ribut-ribut.” ulas Aldi.

Namun dari kejadian tersebut suami nasabah koperasi justru akan membawa perkara ini ke ranah hukum. Suami dari nasabah Nofan tidak terima Istrinya Ariska diperlakukan arogan dengan pegawai koperasi simpan pinjam.

“Saya akan tetap melaporkan kejadian ini kepada polisi, karena ini sudah meresahkan saya dan membuat saya malu pada tetangga, apalagi ini malam hari, sampai istri saya mendapatkan perkataan yang tidak layak layak, dibilang celeng, asu, jelas saya marahlah, siapa yang gak marah kalau istri kita di bilang seperti itu dengan orang lain,” katanya.

“Saya akan tetap melaporkan hal ini hari senin ke polisi, karena saya sudah dibikin malu, dan sangat meresahkan bagi saya, masalahnya malam-malam gini loh mereka menagih dan bikin ribut lagi,” ujar Nofan suami dari nasabah.

Sementara Wakil Ketua Umum Aliansi Solidaritas Negara Indonesia (SNI) Selamet Sholichin yang akrab disapa Mbah Semar menyampaikan, bahwa hal seperti ini sering terjadi yang membuat resah masyarakat Banyuwangi.

“Ini juga pernah terjadi beberapa waktu yang lalu di kecamatan Cluring, kini terulang lagi disini, apalagi koperasi ini banyak ke janggalan, diduga izin gak jelas, dan ketika kita pertanyakan pada orang-orang koperasi tadi, mungkin dari saya selaku wakil ketua umum SNI, akan mengerahkan tim Investigasi saya untuk menyelusuri terkait izin koperasi bangun jaya bersama ini,” terangnya.

“Himbauan saya, khususnya untuk masyarakat Banyuwangi, hati-hatilah jika memilih koperasi simpan pinjam, karena sekarang ini banyak sekali rentenir berkedok koperasi simpan pinjam,” ujar Selamet Solichin kepada awak media. (her)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terbaru