Wujud Syukur Atas Kemerdekaan RI, Warga Dusun Karangrejo Gelar Tasyakuran Malam Kemerdekaan

Selasa, 16 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – 17 Agustus besok, Bangsa Indonesia akan memperingati hari kemerdekaannya yang ke 77. Malam ini, (16/08/2022) di setiap tempat, tak terkecuali di pemukiman-pemukiman warga digelar tasyakuran dan makan bersama. Begitu pula di Dusun karangrejo Desa Karangsari, Kecamatan Sempu Banyuwangi.

Tasyakuran tersebut lazimnya diawali dengan doa bersama, mendoakan para pahlawan pejuang Kemerdekaran Republik Indonesia, memohonkan keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia. Setelah itu diakhiri dengan makan bersama sebagai wujud syukur atas pergantian usia hari kemerdekaan RI.

Acara tasyakuran malam hari kemerdekaan ini, digelar rutin setiap tahunnya. Warga Banyuwangi di masing-masing wilayah punya cara yang unik untuk mengekspresikan keguyubannya. Di lingkungan Dusun Karangrejo Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, misalnya. Mereka makan nasi tumpeng bareng setelah sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasi tumpeng yang disajikan terdiri atas nasi kuning lengkap dengan lauk pauknya seperti urap, tempe bacem, ayam bumbu merah, telur asin, mie dan sambal.

Suasana terasa akrab dan hangat saat mereka menikmati hidangan dengan makan bersama di tengah jalan lingkungan RT4/1 Dusun Karangrejo. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan. Maklum, sebagian besar di antara mereka adalah para pekerja yang sehari-harinya sibuk dengan urusan kerja masing-masing.

Kepala Dusun Karangrejo Bambang melalui tokoh masyarakat Dusun Karangrejo Darmaji, diakui memang kegiatan tersebut dilaksanakan setiap memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini selalu kami lakukan setiap tahunya mas, selain mengenang dan memanjatkan doa untuk arwah para pejuang kegiatan ini juga untuk saling bersilahturohmi, Malah dengan begini kita semakin rukun. Satu sama lain bisa ikut merasakan makanan yang beda-beda jenisnya. Yang penting semua kenyang, semua gembira, semua tambah kompak,” pungkas Darmaji. (no)

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30 WIB

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Berita Terbaru