Hari Kesakitan Pancasila, Bupati Ipuk: Pancasila Bekal Hadapi Pandemi

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diperingati di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (1/10/2021). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak untuk menjadikan Pancasila sebagai bekal hadapi pandemi Covid-19.

“Tantangan bangsa selalu ada dan hadir menyatu dalam setiap perlintasan zaman. Tidak ada bangsa yang menjalani sejarahnya tanpa tantangan-tantangan. Dan bangsa ini punya Pancasila untuk menghadapi beragam tantangan zaman, termasuk menghadapi pandemi Covid-19 yang membutuhkan gotong royong kita semua.,” ujar Ipuk.

Ipuk mengatakan, salah satu nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah gotong royong, yang menjadi bekal utama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Krisis kesehatan dan ekonomi akibat pandemi akan mudah diatasi jika semua pihak saling bekerja sama dan saling membantu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai kita bersikap individualistik. Abai terhadap sekitar. Tak peduli dengan tetangga. Tak mau membantu sesama,” papar Ipuk.

Hari Kesaktian Pancasila sendiri merupakan peringatan peristiwa pada 1 Oktober 1965. Di mana saat itu terjadi konflik politik yang menyebabkan terjadinya tragedi kemanusiaan terkelam dalam sejarah Republik Indonesia merdeka.

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto menyebut peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini tak sekadar upacara. “Hari ini tak cuma upacara, tapi kita juga mengikrarkan kesaktian Pancasila. Kita tahu bahwa mempertahankan Pancasila tidaklah mudah. Ada pengorbanan darah, tenaga dan air mata. Tadi saya jelaskan tentang profil pahlawan revolusi kepada bupati dan forkopimda. Kenapa mereka diculik? Karena mereka benar-benar mempertahankan Pancasila, jangan sampai digantikan paham komunis,” terang Yuli.

Karena itu, tandas Yuli, jangan lupakan sejarah. “Sejarah yang benar. Jangan sampai salah lihat atau salah baca. Intinya satu, agar Pancasila tetap hidup di Indonesia,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini berlangsung lancar dan hikmat meski diikuti personil yang terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena digelar di tengah pandemi covid 19. Mengusung tema ‘Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila’, upacara ini diikuti unsur TNI/Polri, PNS, dan Satpol PP ( her/noo)

Berita Terkait

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun
Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Berita Terbaru