Tanam Lebih Awal, Sebagian Petani Tembakau Mulai Panen

Sabtu, 29 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani di Desa Pekandangan Sangra, Kecamatan Bluto mulai memanen tembakau.

Petani di Desa Pekandangan Sangra, Kecamatan Bluto mulai memanen tembakau.

SUMENEP, detikkota.com – Tanaman tembakau di Kabupaten Sumenep sebagian mulai ada yang panen. Seperti di Desa Pekandangan Sangra, Pekandangan Tengah, Pekandangan Barat dan Desa Kapedi, Kecamatan Bluto.

Petani setempat, Hasan Basri menceritakan, di wilayahnya panen tembakau memang lebih awal dibandingkan daerah lain. Sebab, petani mengandalkan air hujan untuk menyiram tembakau di awal tanam.

“Daerah kami termasuk dataran tinggi. Sehingga untuk menanam tembakau harus mengandalkan air hujan. Jadi harus tanam lebih awal. Otomatis penennya juga lebih awal,” jelasntya, Sabtu (29/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk penjualannya, lanjut Hasan, tidak semua petani di wilayahnya memanen sendiri daun tembakau untuk dirajang dan dijual setelah kering. Sebagian mereka lebih memilih untuk menjualnya di tengah lahan.

“Istilah petani sini, ‘epatebhas’ atau diborongkan di tengah lahan,” imbuhnya.

Jika tembakau dijual di tengah lahan, petani tidak direpotkan lagi dengan proses panen, penjemuran, pengemasan hingga penjualan.

“Sementara untuk harga jual tembakau rajang kering sangat beragam, berkisar antara Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu ,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Berita Terbaru