Covid-19, PAD Pariwisata Pamekasan 46% dari Target

Selasa, 8 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poni Indrayani, Kabid Pariwisata Disparbud Kabupaten Pamekasan

Poni Indrayani, Kabid Pariwisata Disparbud Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN, detikkota.com – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 dari sektor pariwisata di Kabupaten Pamekasan yaitu sebesar Rp. 28 juta atau 46% dari target. Dalam anggaran perubahan, PAD ini ditargetkan sebesar Rp. 60 juta.

Hal itu disampaikan Nurul Widiastuti, Kepala Dinas Patiwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Pamekasan melalui Poni Indrayani, Kabid Pariwisata Disparbud Kabupaten Pamekasan saat memberikan keterangan diruang kerjanya pada Selasa (8/12/2020) siang.

Menurutnya, PAD ini riciannya terdapat pada 3 wisata yang dikelola, yakni pantai jumiang, pantai talang siring dan ekowisata mangrove lembung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam situasi pandemi ini ada pengurangan dan belum mencapai target, targetnya jumiang Rp. 30 juta, talang siring juga Rp. 30 juta, dan untuk mangrove lembung itu tidak ada target karena baru buka,” ujarnya

“Saat ini, setoran itu baru Rp. 28 juta dari target 60 juta,” sambungnya.

Mencapai PAD 100% diakuinya memang sulit sebab sektor pariwisata saat ini menjadi yang paling terdampak covid-19. Dalam perencanaannya, kedepan pihaknya akan menaikkan retribusi di wisata tersebut.

“Kami sudah berkonsultasi ke bagian hukum untuk menaikkan retribusi, karena selama ini kan masih Rp.2 ribu, rencana kami itu Rp.5 ribu dan untuk hari-hari weekend akan menaikkan sampai Rp.10 ribu,” jelasnya.

Disisi lain, pihaknya juga akan melakukan pengembangan beberapa fasilitas di masing-masing wisata tersebut.

“Target kami Itu selain mengadakan hiburan untuk menarik pengunjung, akan memberikan fasilitas yang maksimal seperti halnya menambah track, kios, gazebo, kantor, dan mushalla,” pungkasnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Listrik RW 03 Nagri Tengah Padam Berulang, ULP Ungkap Isolator Rusak Disambar Petir
Proyek RKB SMKN 3 Linggabuana Tembus Rp1 Miliar, Libatkan Penyedia Jasa: Mekanismenya Terang atau Justru Mengundang Tanya?
Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan
Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto
Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah
Tak Perlu Lagi ke Kota, Urus Adminduk di Bangkalan Mulai 2027 Bisa dari Kecamatan
Petani Jatisari Probolinggo Dilatih Ubah Kotoran Kambing Jadi Pupuk Hayati
Tunggakan PBB Sumenep Dipangkas 95 Persen, Warga Cuma Punya Waktu sampai 31 Oktober

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:22 WIB

Listrik RW 03 Nagri Tengah Padam Berulang, ULP Ungkap Isolator Rusak Disambar Petir

Kamis, 10 September 2026 - 13:45 WIB

Proyek RKB SMKN 3 Linggabuana Tembus Rp1 Miliar, Libatkan Penyedia Jasa: Mekanismenya Terang atau Justru Mengundang Tanya?

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIB

Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 13:51 WIB

Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto

Rabu, 9 September 2026 - 13:22 WIB

Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah

Berita Terbaru