Puncak Harga Tembakau Diprediksi Terjadi Agustus–September, Petani Diimbau Waspadai Hujan

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

petani tembakau Madura.

petani tembakau Madura.

PAMEKASAN, detikkota.com – Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), Haji Khairul Umam atau H. Her, memprediksi bahwa puncak harga tembakau pada musim panen tahun 2025 akan terjadi antara pertengahan Agustus hingga pertengahan September, selama tidak terjadi hujan di masa tersebut.

Melalui sebuah video yang diterima Karimata Media, H. Her yang juga merupakan CEO PT Bawang Mas menyampaikan bahwa setelah pertengahan September, harga tembakau diperkirakan akan mengalami penurunan tajam. Oleh karena itu, ia mengimbau para petani untuk memperhatikan waktu panen agar tidak merugi.

“Kalau tidak hujan, puncaknya di pertengahan bulan delapan sampai pertengahan bulan sembilan. Setelah itu saya prediksi harga anjlok,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk wilayah Madura, harga tembakau tegal saat ini diperkirakan berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram, sedangkan tembakau gunung berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram. Jika kualitas tembakau sangat baik dan tidak terkena hujan, harga bahkan bisa menembus Rp80 ribu.

Sementara itu, harga tembakau di berbagai daerah lainnya juga diperkirakan bervariasi. Di Bojonegoro dan sekitarnya, harga tembakau diprediksi antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Untuk kawasan Tapal Kuda seperti Probolinggo dan Bondowoso, harga berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp70 ribu.

Di daerah Lombok, harga tembakau diperkirakan berkisar Rp30 ribu hingga Rp60 ribu, sedangkan di Jawa Tengah, khususnya Temanggung, harga diprediksi mencapai antara Rp40 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

H. Her menekankan pentingnya petani melakukan panen sebelum pertengahan September untuk memperoleh harga jual tertinggi dan menghindari risiko kerugian akibat perubahan cuaca.

Berita Terkait

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak
MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan
Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep
Damkar Surabaya Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Warga Diminta Pastikan Rumah Aman
Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik
PMI Sumenep Salurkan Bantuan Sembako kepada Abang Becak dan Pemulung
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:45 WIB

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:22 WIB

MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:05 WIB

Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB