Prosesi Arya Wiraraja Warnai Peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memimpin prosesi Arya Wiraraja di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Sabtu (25/10/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memimpin prosesi Arya Wiraraja di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Sabtu (25/10/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar prosesi Arya Wiraraja sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa besar Raden Arya Wiraraja, tokoh pendiri Sumenep, sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian yang diwariskannya.

Prosesi yang berlangsung di depan Labang Mesem Keraton Sumenep pada Sabtu (25/10/2025) itu dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Acara turut dihadiri jajaran Forkopimda serta ribuan masyarakat yang antusias mengikuti jalannya prosesi.

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan bahwa prosesi Arya Wiraraja bukan sekadar ritual mengenang sejarah, melainkan momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi dan tantangan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prosesi ini menjadi pengingat agar kemajuan tidak membuat kita kehilangan jati diri. Justru dengan melestarikan budaya, karakter dan nilai kemanusiaan semakin kuat,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa teladan kepemimpinan Raden Arya Wiraraja yang jujur, berwibawa, dan berpihak pada rakyat harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan saat ini.

Tahun ini, peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep mengusung tema “Ngopene Soengenep”, yang bermakna menjaga, melestarikan, dan merawat warisan budaya luhur yang berakar pada nilai gotong royong, kejujuran, dan kearifan lokal.

“Melalui semangat Ngopene Soengenep, budaya diharapkan menjadi lentera penuntun kemakmuran dan kehidupan masyarakat Sumenep,” pungkas Bupati.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing
Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi
CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir
Wabup Sumenep Dorong Penampilan Jaran Serek Lebih Kreatif dan Modern
Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan
Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI
Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30 WIB

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Simbol Gotong Royong dan Pelestarian Budaya Osing

Senin, 11 Mei 2026 - 19:46 WIB

Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:42 WIB

CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:58 WIB

Wabup Sumenep Dorong Penampilan Jaran Serek Lebih Kreatif dan Modern

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:08 WIB

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan

Berita Terbaru