Dubes Rusia Jajaki Kerja Sama Pariwisata hingga Maritim di Banyuwangi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dubes Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata.

Dubes Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata.

BANYUWANGI, detikkota.com — Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (11/12/2025) untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama di sejumlah sektor strategis. Kunjungan tersebut disambut langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata.

Usai pertemuan, Dubes Sergei menyebutkan bahwa pihaknya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama pemerintah daerah.

“Kami senang di sini, ada banyak peluang yang bisa dikerjasamakan. Prospeknya cukup besar, mulai pariwisata, pertanian, hingga maritim,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, diskusi dengan Bupati Ipuk berlangsung produktif dan membuka pintu kolaborasi baru antar kedua pihak. Menurutnya, sektor pariwisata Banyuwangi memiliki daya tarik kuat di tingkat internasional.

“Banyuwangi sangat potensial sebagai destinasi wisata internasional. Kami siap bekerjasama untuk pengembangan pariwisata, dan kami juga mengundang Banyuwangi untuk melakukan promosi wisata langsung ke Rusia,” kata Sergei.

Selain sektor wisata, Dubes Rusia itu juga menyatakan ketertarikannya pada komoditas pertanian seperti kakao, serta peluang investasi maritim.

“Kami melihat perkembangan positif dan berharap dapat mengembangkan berbagai peluang kerja sama ini ke depannya,” imbuhnya.

Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dubes Rusia tersebut, yang dinilainya sebagai langkah penting memperkuat hubungan persahabatan Rusia dengan daerah-daerah di Indonesia.

“Kami terbuka dan menyambut baik peluang kerja sama dengan Rusia. Kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat diplomasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, hingga teknologi,” ujar Ipuk.

Ia menjelaskan bahwa Banyuwangi mengembangkan pariwisata berbasis ecotourism yang menawarkan pengalaman alam yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk, sehingga sesuai untuk wisatawan internasional. Selain itu, potensi kelautan dan garis pantai yang panjang menjadi peluang untuk pengembangan wisata bahari dan investasi di sektor maritim.

“Kami melihat peluang besar untuk pengembangan industri sains dan teknologi kelautan. Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan memperkuat hubungan jangka panjang,” tambah Ipuk.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

PBNU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35, Panitia Kecil dan Tim Panel Dibentuk
Prabowo Panggil Kapolri di Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis
Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus
Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Ground Breaking JLKT, Upaya Jaga Ekosistem dan Tata Wisata Bromo
Banyuwangi Jadi Magnet Syuting, Raffi Ahmad dan The Dudas Turun Gunung
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:57 WIB

PBNU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35, Panitia Kecil dan Tim Panel Dibentuk

Sabtu, 25 April 2026 - 12:31 WIB

Prabowo Panggil Kapolri di Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis

Rabu, 22 April 2026 - 11:17 WIB

Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus

Selasa, 21 April 2026 - 09:04 WIB

Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB